PERANG DIBALIK MEJA SAUDI - INDONESIA

BAGIKAN:


Penjelasan Babo Erizeli JelyBandaro ini harus dibaca pelan-pelan untuk memahami strategi Jokowi dalam kerjasama dengan Arab Saudi ini.
Selama ini kerjasama kedua negara dalam perdagangan lebih menguntungkan Arab Saudi, karena kita lebih banyak impor dari mereka daripada ekspor. Dan Jokowi ingin membalik situasi itu dengan konsep sama menguntungkan.
Mumpung Saudi lagi butuh kerjaan, rangkul sambil ajak dia minum kopi.
Seruput.
SOLUSI PEMBIAYAAN
Mungkin anda pernah tahu mengenai proyek LNG Tangguh yang menjual gas di bawah harga pasar. Kok pemerintah mau? apa pemerintah bego?
Sepintas benar kalau anda membangun proyek nya pakai uang sendiri. Tapi kalau pakai uang bank maka yang di perlukan adalah adanya kepastian bahwa produksi itu akan dibeli..
Mengapa? ya karena hanya dengan penjualan lah arus kas bisa berputar untuk akhirnya mampu membayar hutang.
Kepastian dari penjualan itu disebut dengan market offtaker yang outputnya beruba offtake guarantee. Dalam offtake guarantee itu harga tidak bisa dibuat floating tapi harus tetap. Agar value guarantee dapat mengcover resiko hutang.
Itu standard risk management bank apabila proyek di biayai melalui financial engineering. Kalau kemudian hari , harga ternyata naik atau turun ya itu resiko. Tapi resiko itu tidak akan membuat proyek merugi. Karena ketika harga di tetapkan, IRR sudah ditentukan didepan.
Jadi tetap aman.
Begitu juga dengan keadaan KSA yang berniat melakukan IPO terhadap Saudi Aramco. IPO ini bukan saja bertujuan untuk merestrutktur keuangan Saudi Aramco tapi juga sebagai solusi mengatasi defisit anggaran KSA dan sekaligus sebagai cara memperluas basis penerimaan KSA agar tidak lagi tergantung dengan minyak.
Jadi IPO itu adalah solusi pembiayaan, yang bersumber dari luar. Investor atau bank atau lembaga keuangan punya standar sama dalam mengambil keputusan atas dana yang akan di lemparnya. Apa itu? ya jaminan resiko dari faktor penjualan.
Saudi tahu bahwa China dan Indonesia adalah negara yang punya tingkat konsumsi minyak tinggi karena jumlah penduduknya juga besar. Laju peningkatan produksi minyak mentah kalah dengan tingkat pertumbuhan konsumsi.
Disamping itu program renewel energy atau energy alternatif juga tidak tumbuh dengan pesat seperti halnya AS dan Eropa. Sehingga kedua negara baik China maupun Indonesia menjadi net importir minyak.
Itu sebabnya Saudi begitu yakin akan mampu menarik Indonesia dan China dalam rekayasa pembiayaan melalui IPO. Caranya Saudi akan menawarkan pembiayaan investasi pembangunan kilang dengan kapasitas produksi sesuai dengan permintaan. Otomatis kilang yang akan di bangun di China dan Indonesia itu akan menjadi offtaker market atas produksi Saudi Aramco. Hasil produksi kilang berupa BBM akan di jamin pembeliannya oleh pemerintah sesuai harga pasar yang berlaku.
Bagi Indonesia dan CHina ini berkah. Karena mereka tidak perlu keluar uang untuk bangun kilang. Kilang di bangun dengan skema BOT. Setelah 10 tahun kilang tersebut di serahkan kepada Pemerintah untuk dikelola.
Strategy inilah yang di pakai oleh Saudi Aramco untuk mendongkrak kapitalisasi saham mencapai USD 2 trilion. Walau ini nampak too good to be true namun dukungan raksasa buyer dari China dan Indonesia adalah masa depan investasi yang luar biasa bagi investor.
Dan harus di catat bahwa kelak likuiditas saham akan di dukung oleh investor dari China dan Indonesia. Mengapa ? ya karena mereka yang menggunakan produk dari Saudi Aramco melalui kilang yang di bangun. Itu sebabnya kemungkinan besar Saham Saudi Aramco akan listed di bursa Hong kong agar lebih dekat dengan investor.
Masalahnya adalah apakah kapitalisasi sebesar USD 2 trilon itu likuid ?
Kalau melihat pengalaman dari perusahaan besar yang sudah IPO dan memperhatikan arus kas yang ada, serta IRR nya maka maksimum kapitalisasi Saudi Aramco sebesar USD 400 billion.
Kalau 5% di lepas di bursa maka itu hanya senilai USD 20 miliar. Ya cukup untuk bangun 5 kilang di Indonesia. Dan KSA tetap bisa meleverage saham yang belum di lepas itu dalam bentuk SUKUK untuk membiayai anggaran yang difisit.
Jadi kesimpulannya? Krisis Saudi adalah berkah untuk Indonesia yang bisa bangun kilang tanpa keluar uang dan berkah bagi China dapat MIGAS tanpa harus keluar ongkos geopolitik di timur tengah. Indonesia dan Saudi akan menjadi kekuatan luar biasa bila ini terjadi. Apalagi kemitraan ini tidak hanya sebatas kepada Saudi tapi juga kepada negara penghasil minyak lainnya di bidang downstream khususnya petrochemical yang sangat dibutuhkan sebagai suplai chain bagi beragam industri.
Tapi andaikan reformasi MIGAS tidak di laksanakan oleh Jokowi dua tahun lalu, tentu skema IPO Saudi Aramco tidak akan berhasil.
Mengapa ? mafia kan engga mau bangun kilang. Maunya beli jadi. Dan Jokowi adalah pintu masuk strategis KSA melobi Cina agar terlbat dalam financial linked.Ya Jokowi penyelamat KSA dan nasip KSA mau tidak mau ya di tangan Jokowi. Semoga.
Erizeli Jelly Bandaro

KOMENTAR

Nama

23 T,1,3 tahun Jokowi-JK,3,4 Tahun,1,4 Tahun Jokowi-JK,15,Agama,2,aksi 313,12,Al Khaththath,1,Alor,3,Alrosa,7,alumni MAN Ende,1,AMAN Flobamora,1,AMAN Nusabunga,1,Anies,1,APBN,2,apel gelar pasukan,1,ASDP,1,ASF,1,Asian Games,6,Asian Para Games 2018,1,Asian Sentinel,1,Asing-Aseng,1,ASN,1,Babi,1,Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo - Flores,1,Bahasa Inggris,1,Bali,1,Bandara,1,Bandara H Hasan Aroeboesman,1,banjir,1,Bank Dunia,3,Banten,1,Bantuan,2,bantuan beras kapolri,1,bantuan rumah,1,bantuan sosial,1,Basarnas Maumere,1,batik,1,Bawaslu,1,Bawaslu Ende,1,BBM,15,BBM 1 Harga,3,Bela Negara,1,Belu,4,Bencana,4,Bendungan,1,Benny K Harman,1,Beragama,1,BI,5,Bilateral,1,Bisnis,1,Blik Rokan,1,Blok Mahakam,1,Blok Rokan,1,BLT,1,Blusukan,1,BMKG,3,BNPT,1,Bogor,1,BPJS,1,BPK,1,BPN,1,BPS,3,Budayawan,1,Bulog,3,Bulutangkis,2,BUMN,3,Bupati Ende,8,Buruh,3,Buya Syafi'i,1,camat nangapanda,1,CFD,1,Citilink,1,coklat gaura,1,coklit KPU,2,Covid-19,31,Cukai,1,Damai,1,dana desa,11,Dana Kelurahan,2,Danau Kelimutu,1,Deklarasi,2,demo sopir angkot,1,Denny Siregar,2,Desa Tiwu Sora,1,Dewan Masjid Indonesia,2,Dharma Lautan Utama,1,Dihapus,2,Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende,1,Divestasi,1,DIY,1,Djafar Achmad,4,Donggala,1,DPR,2,DPRD Ende,3,DPT,2,Dunia,1,Dusun Numba,1,E-KTP,2,Editorial,1,Ekonomi,256,Ekspor,1,Emak-Emak,1,Emas,1,Ende,235,Ende lio,1,Energi,9,ESDM,9,Esemka,1,Esports Indonesia,1,Esthon Funay,2,Fakta & Hoaks,2,fashion show,1,Festival Literasi,1,Festival Sandelwood,1,Festival Sepekan Danau Kelimutu,2,Festival Tenun Ikat,1,Final,1,Fitnah,1,FKMA,1,FKUB ENDE,1,Flores,234,flores timur,2,FPI,1,Freeport,8,Freeport Indonesia,6,Game of Thrones,1,Ganjar Pranowo,1,Gempa,9,Gempa NTB,9,Gempa. Tsunami,1,gereja lidwina,1,Gerindra,1,GMNI,4,GMNI Ende,1,GNPF MUI,1,Golkar,2,Golkar NTT,1,Guru Tidak Tetap Ende,1,Gus Dur,1,Habieb Rizieq,3,Haji,3,Hankam,4,Hanura,1,Hari Kesaktian Pancasila,1,Hari Lahir Pancasila,1,Hari Raya Idul Fitri,2,Hari santri,1,Hate Speech,3,Headline,1494,Hewan Kurban,1,Hiburan,12,HIV/Aids,1,HMI,1,HMI Ende,1,Hoaks,11,Hoax,14,HTI,49,Hukum,2,HUT HUT ke-73 Bhayangkara,1,HUT RI ke 73,2,HUT RI ke 74,4,HUT TNI,1,HUT TNI ke 73,1,Hutang,2,ICMI,2,Ideologi,18,Idul Adha,2,IMF,5,IMF-WB,1,Imlek,1,Indobarometer,2,Indonesia-RDTL,1,Industri,2,industri kreatif,3,Infrastruktur,153,Internasional,27,intoleransi,1,investasi,9,IPM,1,Iptu Yohanes Lede,1,Isra Mi'raj,1,istana,1,Isu Agama,1,Jalan Tol,1,Jawa,1,Jemaah Haji,1,jembatan Uma Sawa,1,Johan Fredikson Yahya,1,Jokowi,129,Jokowi-Ma'aruf,3,Juara,1,Julie Laiskodat,1,Jurnalisme,1,Jusuf Kalla,2,Kab Sabu Raijua,1,Kabupaten Kupang,6,Kabupaten Sumba Barat Daya,10,kades Jegharangga,1,Kadin,2,KAHMI,1,Kalimantan,1,Kampanye,7,Kampanye Damai,1,Kampus,2,kamtimbas,1,Kapolda NTT,1,Kapolri,2,Karel Lando,1,Karhutla,1,kasus pidana,1,Kawasan hutan industri,1,keamanan,17,Kebakaran,1,Keberagaman,4,Kedaulatan,1,KEIN,2,kejagung,1,Kelautan,4,Kemendagri,1,KEMENDES,1,Kemenkeu,1,Kementan,1,Kemiskinan,8,kepala daerah,1,Kepala Desa,2,Kerukunan,1,Kesatuan,1,Kesehatan,2,Khilafah,1,khitanan massal,1,KII,1,KKP,1,KNPI,1,Kodim 1602/Ende,8,Komunis,1,Korupsi,5,Korupsi E-KTP,1,Kota Kupang,33,KPK,4,KPU,1,KPU Kabupaten Ende,1,KPU NTT,1,KPUD Ende,1,Krisis,2,Krismon,1,KSP,4,KTT ASEAN,1,kupang,13,La Nyalla,1,lagi daerah Ende Lio,1,larantuka,2,LDII,1,lebaran ketupat,1,Lembata,574,Lingkar Madani,1,Listrik,9,Lomba Cipta Puisi,1,lomba pop singer,1,Lombok,3,Longsor,1,LSI,1,Luar Negeri,6,Luhut Binsar Panjaitan,1,Lukman Hakim,1,Maáruf Amin,5,madama,1,Madrasah Negeri Ende,1,Magepanda,1,Mahasiswa,3,Mahfud MD,2,makanan kadaluarsa,1,Makar,3,Maksimus Deki,1,Malaysia,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,18,Manggarai Timur,5,Maritim,1,Masjid,1,masyarakat adat,1,Maxi Mari,1,Maxim,2,Medan,1,Media,1,Media Sosial,8,Medsos,2,Mendagri,3,Mendikbud,1,Menhan,2,Menhub,1,Menkeu,2,Menkopolhukam,1,Menlu,1,Mensi Tiwe,2,Mentan,1,Menteri Agama,1,Milenial,2,Mimbar Agama,1,Minyak,1,Minyak Goreng,1,Minyak Tanah,1,MK,2,Moeldoko,4,Moke,1,Mosalaki,1,MPR,2,MTQ,1,Mudik 2018,17,MUI,4,Muslim,1,muswil VIII Muhammadiyah NTT,1,Nagekeo,24,narkotika,1,nas,1,Nasional,1880,Nasionalisme,25,Natal dan Tahun Baru,3,Nataru,2,Nawacita,3,Ngabalin,2,Ngada,7,No Golput,1,NTB,3,NTT,11,NU,6,Nusa Tenggara Timur,11,nyepi,1,objektif,1,OECD,1,OJK,1,Olahraga,13,Ombudsman,1,onekore,1,operasi lilin,1,Operasi Turangga,2,Opini,214,Osis,1,Otomotif,2,OTT,1,outsourcing,1,Palestina,2,Palu,5,PAN,1,Pancasila,46,Pangan,5,Panglima TNI,1,Papua,25,Papua Barat,1,Paralayang,1,Pariwisata,4,Pariwisata Flores,1,paroki onekore,1,Partai Berkarya,1,Partai Gerindra,1,partai Perindo,1,Pasar,2,pasar modal,1,Paspampres,1,pekerja migran,1,Pekerja Migran Indonesia,1,Pekerjaan,1,Pelabuhan,1,Pelabuhan Sekosodo,1,Pelangi Nusantara,1,PELITA,1,pelukan,1,Pembangunan,2,pemilihan Wabup Ende,1,pemilu,2,Pemilu 2019,27,Pemilu 2024,10,Pencak Silat,1,Pendidikan,7,Pengangguran,3,Penguatan Pancasila,1,Perbankan,1,Perbatasan,7,Perdagangan,2,Perdamaian,1,Perhubungan,1,Perikanan,6,Perintis Kemerdekaan,1,Perlindungan Pekerja Migran,2,Perppu Ormas,8,Persatuan,6,persatuan bangsa,1,persatuan dan kesatuan,1,persatuan Indonesia,3,Persija,1,Pertamina,1,Pertanian,19,Pesantren,1,pesta demokrasi,1,Petani,1,Philipus Kami,1,Piala,2,Pidato Jokowi,1,Pilbup,1,Pileg 2019,1,pilkada,6,Pilkada NTT 2018,23,Pilkada NTT 2019,1,Pilkades,1,Pilkades Ende,1,PIlpres,3,Pilpres 2019,18,Pilres 2019,5,PKI,2,PKP,1,PKS,2,PLAN,1,Pluralisme,1,PMII,1,PMKRI,3,PNS,1,Poling,1,Politik,68,Polres Ende,8,Polri,3,Polsek Detusoko,1,PP Muhammadiyah,3,Prabowo,5,prakiraan cuaca,1,Pramono Anung,1,Presiden,2,Presiden Bank Dunia,1,Proyek Mangkrak,1,Proyek Pembangunan,1,Proyek Strategis,1,PT Asia Dinasti Sejahtera,2,PT Pratama Yahya Abadi,1,Pulau Saugi,1,pupuk,1,Puting Beliung,1,PWI,1,radikal,2,radikalisme,45,Ramadhan,4,Ratna Sarumpaet,2,RD SIPRI SADIPUN,1,RDTL,1,Regional,4,Registrasi SIM Card,1,Rekonsiliasi,10,Restorative justice,1,Reuni Alumni 212,4,RISSC,1,Rizieq Shihab,2,Rohingya,11,Rote Ndao,2,RRI Ende,1,RS Pratama Tanali,1,Rumah janda,1,Rupiah,12,Sabu,1,Sabu Raijua,92,Sandiaga Uno,1,SARA,7,SBY,2,SDA,1,SDM,1,Sejahtera,1,Sekjen PBB,2,Seleksi CPNS,1,Sengketa Lahan,2,seni,1,Sepak,1,Sepak Bola,3,serbuan vaksin maritim TNI AL,1,Sertifikat,3,Seskab,1,Setara Institute,1,Sidang Ahok,7,Sikka,134,Siklon tropis Seroja,1,sleman,1,SMA/SMK,1,Sontoloyo,1,SOSBUD,52,Sosial Budaya,82,Sri Mulyani,6,Sriwijaya SJ-182,2,Stadion Marilonga,1,Startup,1,STKIP Simbiosis,1,STPM St. Ursula,1,Subsidi,1,subversi,1,Sulawesi Selatan,1,Sulawesi Tengah,10,Sumba,83,sumba barat,6,Sumba Barat Daya,168,sumba tengah,44,Sumba Timur,18,Sumpah Pemuda,2,survei,3,Susi Pudjiastuti,2,Tanah,1,TBC,1,Teknologi,14,Tenaga Kerja,1,tenun,1,Ternak Tani,1,terorisme,9,TGB,2,Timor,13,Timor Tengah Selatan,49,Timor Tengah Utara,2,Tito Karnavian,1,Tjhajo Kumolo,1,TKI,1,TNI,2,Tokoh,2,Tol,3,Tol Suramadu,1,toleransi,2,tour de flores 2017,2,transparan,1,Transparansi,1,transportasi,9,Travel,7,Tsunami,8,TTU,1,Turki,1,Turnamen Futsal,1,Twitter,1,Uang NKRI,1,uang palsu,1,UI,1,Ulama,1,Umat,1,UMKM,1,Vaksin Covid-19,3,Vaksin Sinovac,2,Virus Babi,1,Wakil Bupati Ende,2,Walikota,1,Wapres,1,Wiranto,4,World Bank,2,World Peace Forum,1,Yenny Wahid,4,yogyakarta,1,Yohanes borgias Riga,2,zakat,1,
ltr
item
Warta NTT: PERANG DIBALIK MEJA SAUDI - INDONESIA
PERANG DIBALIK MEJA SAUDI - INDONESIA
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim2VGgmiOCF6pZDQPd5ixhqtTuVS-spv5L13TnZ8I44xEK2OWTLHIFLYop0h1U5VOoLXxH-0zeEFWlv2FRRVJ-ka84XlLAjC5DfGk96ShvHhY6lcegNQt4pj1xnQTBTDLn_R6oVyv3IYWG/s320/King+Salman+and+Jokowi.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim2VGgmiOCF6pZDQPd5ixhqtTuVS-spv5L13TnZ8I44xEK2OWTLHIFLYop0h1U5VOoLXxH-0zeEFWlv2FRRVJ-ka84XlLAjC5DfGk96ShvHhY6lcegNQt4pj1xnQTBTDLn_R6oVyv3IYWG/s72-c/King+Salman+and+Jokowi.jpg
Warta NTT
http://www.wartantt.com/2017/03/perang-dibalik-meja-saudi-indonesia.html
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/2017/03/perang-dibalik-meja-saudi-indonesia.html
true
7634889450117025147
UTF-8
Semua berita termuat Berita tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal membalas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua REKOMENDASI LABEL ARSIP CARI SEMUA BERITA Tidak ada berita yang sesuai dengan permintaanmu Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN INI PREMIUM Tolong bagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin di clipboard-mu Tidak bisa menyalin kode, tolong tekan [CTRL]+[C] (atau CMD+C dengan Mac) untuk menyalin