Bupati Kupang: Puluhan Tahun Kami Tak Tersentuh Pembangunan, Pemerintahan Jokowi – JK Wujudkan Mimpi Amfoang

BAGIKAN:

wartantt.com -- Untuk mengamati bintang, planet dan benda langit lainnya, dibutuhkan kondisi langit yang bebas dari polusi cahaya. Alasan tersebut yang mendasari Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) memilih daerah Amfoang. Berlokasi di lereng Gunung Timao, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amfoang menjadi lokasi pembangunan observatorium nasional.

Hal tersebut diungkapkan Thomas Djamaluddin, Kepala LAPAN pada acara Pencanangan Situs Observatorium Nasional pertama milik LAPAN di Amfoang. Posisi Amfoang, tambah Thomas, yang berada di belahan bumi bagian selatan menjadi keunggulan. Sebabnya karena jumlah observatorium yang mengamati langit selatan sangat sedikit, yaitu hanya terdapat di Afrika Selatan, Amerika Selatan dan Australia.

Amfoang menjadi lokasi yang terbaik untuk mendirikan observatorium karena memiliki persentase kecerahan langit cukup tinggi dibandingkan daerah lain di Indonesia. Dimana dalam setahun terdapat sekitar 250 langit malam cerah yang memungkinkan pengamatan astronomi di jendela optik.

“Cahaya lampu di perkotaan mengganggu kegelapan langit. Sehingga masyarakat kota telah kehilangan keindahan langit di malam hari. Namun masyarakat di Amfoang terbiasa melihat ratusan milyaran bintang pembentuk galaksi Bimasakti,” ujar Thomas.

Staf Ahli Menristekdikti Bidang Relevansi dan Produktivitas, Agus Pudji Prasetyono yang hadir mewakili Menristekdikti dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan observatorium di Amfoang akan memberikan manfaat. Mulai dari aspek ilmu pengetahuan, aspek ekonomi serta aspek sosial.

Menurut Agus, kehadiran observatorium akan memicu sektor pariwisata. Sehingga diperlukan infrastruktur yang menunjang aktivitas di Amfoang.

Selain itu, perguruan tinggi yang berada di Provinsi NTT harus pula berperan menyiapkan program studi yang relevan dengan pengelolaan observatorium, “Kemenristekdikti akan terus mendorong sekuat tenaga agar pembangunan observatorium ini berjalan sesuai dengan rencana,” tegas Agus.

Sementara itu, Bupati Kupang Ayub Titu Eki menyampaikan, kondisi Amfoang saat ini memang sangat tertinggal. Kehidupan masyarakat terbilang sangat susah karena akses transportasi dan komunikasi sering terputus.

Ayub berharap, dengan pembangunan observatorium ini dapat merangsang pembangunan infrastruktur. Khususnya akses jalan menuju Amfoang. Selain itu, kehadiran observatorium diharapkan dapat merangsang aktivitas ekonomi masyarakat Amfoang.

“Walaupun Indonesia sudah merdeka lebih dari 70 tahun, tapi banyak orang yang bilang, selama ini Amfoang belum menikmati kemerdekaan karena kurang tersentuh pembangunan. Tapi hari ini kita menyaksikan Pemerintah memberikan hadiah berupa pembangunan observatorium yang merupakan jawaban dari doa dan perjuangan masyarakat Amfoang selama ini,” ujar Ayub, seperti dilansir dari setkab.go.id.

Observatorium di Amfoang ini kelak bukan hanya terbesar di Indonesia, tapi juga di Asia Tenggara. Observatorium ini akan mengoperasikan lebih dari sepuluh teleskop dengan berbagai fungsi, dengan ukuran diameter teleskop terbesar yaitu 3,8 meter.

Observatorium yang menelan biaya sekitar Rp300 miliar ini diharapkan dapat beroperasi pada awal 2020. Pada kawasan di sekitar Observatorium juga ditetapkan sebagai Taman Nasional Langit Gelap, yang akan menjadi situs pariwisata khas Kabupaten Kupang bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan langit di malam hari.

KOMENTAR

Nama

23 T,1,3 tahun Jokowi-JK,3,4 Tahun,1,4 Tahun Jokowi-JK,15,aksi 313,12,Al Khaththath,1,Alor,3,Alrosa,5,Anies,1,APBN,2,ASDP,1,Asian Games,6,Asian Para Games 2018,1,Asian Sentinel,1,Asing-Aseng,1,ASN,1,Bali,1,Bandara,1,Bank Dunia,3,Banten,1,Bantuan,2,batik,1,Bawaslu,1,BBM,15,BBM 1 Harga,3,Bela Negara,1,Belu,4,Bencana,4,Bendungan,1,Beragama,1,BI,5,Bilateral,1,Bisnis,1,Blik Rokan,1,Blok Mahakam,1,Blok Rokan,1,Blusukan,1,BMKG,3,BNPT,1,Bogor,1,BPJS,1,BPK,1,BPN,1,BPS,3,Budayawan,1,Bulog,1,Bulutangkis,2,BUMN,3,Buruh,3,Buya Syafi'i,1,coklit KPU,2,Cukai,1,dana desa,11,Dana Kelurahan,2,Deklarasi,2,Denny Siregar,2,Dewan Masjid Indonesia,1,Divestasi,1,DIY,1,Donggala,1,DPR,2,DPT,2,Dunia,1,E-KTP,2,Editorial,1,Ekonomi,255,Ekspor,1,Emas,1,Ende,11,Energi,9,ESDM,9,Esemka,1,Fakta & Hoaks,2,Festival Sandelwood,1,Festival Tenun Ikat,1,Final,1,Fitnah,1,FKMA,1,Flores,22,flores timur,2,FPI,1,Freeport,8,Freeport Indonesia,6,Game of Thrones,1,Gempa,9,Gempa NTB,9,Gempa. Tsunami,1,gereja lidwina,1,GNPF MUI,1,Golkar,1,Golkar NTT,1,Gus Dur,1,Habieb Rizieq,1,Haji,3,Hankam,4,Hanura,1,Hari Kesaktian Pancasila,1,Hate Speech,3,Headline,771,Hiburan,12,HMI,1,Hoaks,10,Hoax,14,HTI,49,Hukum,2,HUT RI ke 73,2,HUT TNI ke 73,1,Hutang,2,ICMI,1,Ideologi,17,Idul Adha,2,IMF,5,IMF-WB,1,Imlek,1,Indobarometer,2,Indonesia-RDTL,1,Industri,2,industri kreatif,3,Infrastruktur,152,Internasional,27,intoleransi,1,investasi,9,IPM,1,Isra Mi'raj,1,Isu Agama,1,Jalan Tol,1,Jawa,1,Jokowi,125,Jokowi-Ma'aruf,3,Juara,1,Jurnalisme,1,Jusuf Kalla,2,Kab Sabu Raijua,1,Kabupaten Kupang,6,Kabupaten Sumba Barat Daya,10,Kadin,1,Kalimantan,1,Kampanye,6,Kampanye Damai,1,Kampus,2,kamtimbas,1,Kapolri,1,Karhutla,1,keamanan,17,Kebakaran,1,Keberagaman,4,Kedaulatan,1,KEIN,2,kejagung,1,Kelautan,4,Kemendagri,1,KEMENDES,1,Kemenkeu,1,Kementan,1,Kemiskinan,8,kepala daerah,1,Kerukunan,1,Kesatuan,1,Kesehatan,2,Khilafah,1,KII,1,KKP,1,KNPI,1,Komunis,1,Korupsi,5,Korupsi E-KTP,1,Kota Kupang,30,KPK,3,KPU,1,KPU NTT,1,Krisis,2,Krismon,1,KSP,4,KTT ASEAN,1,kupang,11,La Nyalla,1,larantuka,2,LDII,1,Lembata,145,Lingkar Madani,1,Listrik,9,Lombok,3,LSI,1,Luar Negeri,6,Luhut Binsar Panjaitan,1,Maáruf Amin,5,Mahasiswa,2,Mahfud MD,1,Makar,3,Malaysia,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,16,Manggarai Timur,5,Maritim,1,Medan,1,Media,1,Media Sosial,8,Medsos,2,Mendagri,3,Mendikbud,1,Menhan,2,Menhub,1,Menkeu,2,Menkopolhukam,1,Menlu,1,Mentan,1,Milenial,1,Mimbar Agama,1,Minyak,1,MK,2,Moeldoko,3,MPR,2,MTQ,1,Mudik 2018,17,MUI,4,Muslim,1,Nagekeo,24,Nasional,1190,Nasionalisme,25,Nawacita,3,Ngabalin,1,Ngada,7,No Golput,1,NTB,3,NTT,9,NU,5,Nusa Tenggara Timur,11,nyepi,1,objektif,1,OECD,1,OJK,1,Olahraga,13,Ombudsman,1,Opini,183,Osis,1,Otomotif,2,OTT,1,outsourcing,1,Palestina,2,Palu,5,Pancasila,45,Pangan,5,Panglima TNI,1,Papua,25,Papua Barat,1,Pariwisata,2,Pasar,1,pasar modal,1,Paspampres,1,Pekerjaan,1,Pelabuhan,1,PELITA,1,pelukan,1,Pembangunan,1,pemilu,2,Pemilu 2019,24,Pencak Silat,1,Pendidikan,6,Pengangguran,3,Penguatan Pancasila,1,Perbankan,1,Perbatasan,7,Perdagangan,2,Perdamaian,1,Perhubungan,1,Perikanan,6,Perintis Kemerdekaan,1,Perlindungan Pekerja Migran,2,Perppu Ormas,8,Persatuan,4,Persija,1,Pertamina,1,Pertanian,19,Pesantren,1,Petani,1,Piala,2,Pidato Jokowi,1,Pilbup,1,Pileg 2019,1,pilkada,6,Pilkada NTT 2018,23,Pilkada NTT 2019,1,Pilkades,1,PIlpres,3,Pilpres 2019,17,Pilres 2019,5,PKI,2,PKS,1,PLAN,1,Pluralisme,1,PMII,1,PMKRI,1,PNS,1,Poling,1,Politik,60,Polri,3,PP Muhammadiyah,3,Prabowo,3,prakiraan cuaca,1,Pramono Anung,1,Presiden,2,Presiden Bank Dunia,1,Proyek Mangkrak,1,Proyek Strategis,1,Pulau Saugi,1,pupuk,1,Puting Beliung,1,PWI,1,radikal,2,radikalisme,42,Ramadhan,3,Ratna Sarumpaet,2,RDTL,1,Regional,4,Registrasi SIM Card,1,Reuni Alumni 212,4,RISSC,1,Rizieq Shihab,2,Rohingya,11,Rote Ndao,2,Rupiah,12,Sabu,1,Sabu Raijua,11,SARA,7,SBY,2,SDA,1,SDM,1,Sejahtera,1,Sekjen PBB,2,Sengketa Lahan,2,seni,1,Sepak,1,Sepak Bola,3,Sertifikat,3,Seskab,1,Setara Institute,1,Sidang Ahok,7,Sikka,130,sleman,1,SMA/SMK,1,Sontoloyo,1,SOSBUD,52,Sosial Budaya,81,Sri Mulyani,6,Startup,1,Subsidi,1,subversi,1,Sulawesi Selatan,1,Sulawesi Tengah,10,Sumba,19,sumba barat,5,Sumba Barat Daya,153,sumba tengah,37,Sumba Timur,18,Sumpah Pemuda,2,survei,3,Susi Pudjiastuti,2,Tanah,1,TBC,1,Teknologi,14,tenun,1,Ternak Tani,1,terorisme,9,TGB,2,Timor,13,Timor Tengah Selatan,45,Timor Tengah Utara,2,Tito Karnavian,1,Tjhajo Kumolo,1,TKI,1,TNI,2,Tokoh,1,Tol,3,Tol Suramadu,1,toleransi,2,tour de flores 2017,2,transparan,1,Transparansi,1,transportasi,7,Travel,7,Tsunami,8,TTU,1,Turki,1,Twitter,1,Uang NKRI,1,uang palsu,1,UI,1,Ulama,1,Umat,1,Walikota,1,Wapres,1,Wiranto,4,World Bank,2,World Peace Forum,1,Yenny Wahid,4,yogyakarta,1,zakat,1,
ltr
item
Warta NTT: Bupati Kupang: Puluhan Tahun Kami Tak Tersentuh Pembangunan, Pemerintahan Jokowi – JK Wujudkan Mimpi Amfoang
Bupati Kupang: Puluhan Tahun Kami Tak Tersentuh Pembangunan, Pemerintahan Jokowi – JK Wujudkan Mimpi Amfoang
https://1.bp.blogspot.com/-sdrY3m1BAsg/W0Wq5mRUJvI/AAAAAAAAJZM/sXkoxcNysNMdPUq1nRoRWGushSDu5FjHQCLcBGAs/s320/Kab.%2BKupang.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-sdrY3m1BAsg/W0Wq5mRUJvI/AAAAAAAAJZM/sXkoxcNysNMdPUq1nRoRWGushSDu5FjHQCLcBGAs/s72-c/Kab.%2BKupang.jpeg
Warta NTT
http://www.wartantt.com/2018/07/bupati-kupang-puluhan-tahun-kami-tak.html
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/2018/07/bupati-kupang-puluhan-tahun-kami-tak.html
true
7634889450117025147
UTF-8
Semua berita termuat Berita tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal membalas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua REKOMENDASI LABEL ARSIP CARI SEMUA BERITA Tidak ada berita yang sesuai dengan permintaanmu Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN INI PREMIUM Tolong bagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin di clipboard-mu Tidak bisa menyalin kode, tolong tekan [CTRL]+[C] (atau CMD+C dengan Mac) untuk menyalin