Dari Mekaar Sampai Bank Wakaf, Presiden Jokowi: Pemerintah Sekarang Punya Program Ekonomi Umat

BAGIKAN:

wartantt.com -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, pemerintah sekarang ini punya program-program ekonomi umat, program ekonomi rakyat. Yang pertama, menurut Presiden, ada yang namanya Program Mekaar.
Pinjamannya memang hanya sedikit, menurut Presiden, Rp2 juta, mengangsurnya baik menyicilnya baik jadi Rp4 juta, naik, Rp4 juta, bagus cicilannya, naik menjadi Rp8 juta.
“Ini yang kredit mikro untuk pedagang asongan, untuk yang jualan nasi uduk, untuk yang jualan bakso, bisa mengambil yang Program Mekaar,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri acara Penyaluran 600 Kredit Usaha Rakyat (KUR) Ketahanan Pangan dan Aksi Ekonomi Untuk Rakyat, di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (27/2) sore.
Yang kedua, lanjut Presiden, juga ada program yang namanya UMi, UMi (Ultra Mikro). Ini lebih kecil lagi, tambah Presiden, juga sama, bisa dipakai untuk usaha-usaha kecil-kecil yang di rumah, bisa mengambil ini.
Kemudian kalau naik, tambah Presiden, lebih banyak mengambilnya harus KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang bisa pinjamannya sampai Rp500 lima juta.
Kepala Negara mengingatkan, yang namanya meminjam itu harus bayar, harus menyicil, harus mengangsur, disiplin. Kalau disiplin, sambung Kepala Negara, namanya baik, bisa tambah ke atas.
Untuk itu, Kepala Negara berpesan, agar masyarakat hati-hati menggunakan uang pinjamannya.
Jangan sampai dapat Rp30 juta, sambung Kepala Negara, besoknya pergi ke dealer sepeda motor, pulang naik sepeda motor, gagah, padahal sepeda motornya masih nyicil juga, KUR-nya juga nyicil juga ke bank.
“Enam bulan enggak bisa nyicil ke dealer enggak bisa mengangsur ke bank, sepeda motornya diambil dealer, KUR-nya juga diambil asetnya. Nah hati-hati, hati-hati,” tutur Kepala Negara.
Uang pinjaman itu, menurut Kepala Negara, harus semuanya dipakai untuk modal usaha. Semuanya harus dipakai untuk modal kerja, sambung Kepala Negara, jangan sampai dipakai yang lain.
Kalau nanti usahanya sudah untung, menurut Presiden, mau beli baju silakan, mau beli kebaya silakan, dari keuntungan, bukan dari uang pinjaman.
 Bank Wakaf Mikro
Menurut Presiden Jokowi, pemerintah juga memiliki yang namanya Bank Wakaf Mikro, yang didirikan di pondok-pondok pesantren. Memang belum semuanya, lanjut Presiden, tapi Bank Wakaf Mikro ini telah didirikan di 44 pondok pesantren.
“Satu pondok diberikan modal kurang lebih Rp8 miliar, tapi itu untuk pinjaman ibu-ibu di pondok maupun di lingkungan pondok pesantren,” ungkap Presiden Jokowi seraya menambahkan, program sudah berjalan dua tahun dan akan dievaluasi agar pondok-pondok yang lain juga bisa diberikan Bank Wakaf Mikro.
Selain itu, Presiden menjelaskan, dalam rangka pembangunan sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Tahun ini, sambung Presiden, juga akan dibangun seribu BLK (Balai Latihan Kerja) komunitas di pondok-pondok pesantren, agar santri-santri ini juga belajar keterampilan.
Diharapkan nantinya, sambung Presiden, santri-santri kalau bekerja misalnya di bank syariah itu nantinya juga bisa naik kelasnya, ada yang jadi manajer bank syariah.
“Ini yang akan kita mulai pada tahun ini, kita bangun kurang lebih seribu BLK Komunitas. Tahun depan rencana kita akan kita bangun 3.000 BLK Komunitas di pondok-pondok pesantren. Bukan hanya untuk santri tapi juga untuk lingkungan di sekitar pondok pesantren,” kata Presiden Jokowi.
Ia menyebutkan, Indonesia sekarang berhadapan dengan persaingan antarnegara, kompetisi antarnegara, sehingga keterampilan ini harus diperbaiki, di-upgrade, ditingkatkan.
Caranya, menurut Presiden, dengan training-training, dengan pelatihan-pelatihan sehingga nanti yang berkaitan dengan pengolahan pertanian, peternakan, industri kreatif, dan industri fashion, semua bisa memasuki pasar-pasar, bukan hanya pasar dalam negeri tapi juga pasar luar.
Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mensesneg Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (OJI/AGG/ES)

KOMENTAR

Nama

23 T,1,3 tahun Jokowi-JK,3,4 Tahun,1,4 Tahun Jokowi-JK,15,aksi 313,12,Al Khaththath,1,Alor,3,Alrosa,7,Anies,1,APBN,2,ASDP,1,Asian Games,6,Asian Para Games 2018,1,Asian Sentinel,1,Asing-Aseng,1,ASN,1,Bali,1,Bandara,1,Bank Dunia,3,Banten,1,Bantuan,2,batik,1,Bawaslu,1,BBM,15,BBM 1 Harga,3,Bela Negara,1,Belu,4,Bencana,4,Bendungan,1,Beragama,1,BI,5,Bilateral,1,Bisnis,1,Blik Rokan,1,Blok Mahakam,1,Blok Rokan,1,Blusukan,1,BMKG,3,BNPT,1,Bogor,1,BPJS,1,BPK,1,BPN,1,BPS,3,Budayawan,1,Bulog,2,Bulutangkis,2,BUMN,3,Buruh,3,Buya Syafi'i,1,coklit KPU,2,Cukai,1,dana desa,11,Dana Kelurahan,2,Deklarasi,2,Denny Siregar,2,Dewan Masjid Indonesia,1,Divestasi,1,DIY,1,Donggala,1,DPR,2,DPT,2,Dunia,1,E-KTP,2,Editorial,1,Ekonomi,255,Ekspor,1,Emas,1,Ende,12,Energi,9,ESDM,9,Esemka,1,Fakta & Hoaks,2,Festival Sandelwood,1,Festival Tenun Ikat,1,Final,1,Fitnah,1,FKMA,1,Flores,23,flores timur,2,FPI,1,Freeport,8,Freeport Indonesia,6,Game of Thrones,1,Gempa,9,Gempa NTB,9,Gempa. Tsunami,1,gereja lidwina,1,GNPF MUI,1,Golkar,1,Golkar NTT,1,Gus Dur,1,Habieb Rizieq,1,Haji,3,Hankam,4,Hanura,1,Hari Kesaktian Pancasila,1,Hate Speech,3,Headline,975,Hiburan,12,HMI,1,Hoaks,10,Hoax,14,HTI,49,Hukum,2,HUT RI ke 73,2,HUT TNI ke 73,1,Hutang,2,ICMI,1,Ideologi,17,Idul Adha,2,IMF,5,IMF-WB,1,Imlek,1,Indobarometer,2,Indonesia-RDTL,1,Industri,2,industri kreatif,3,Infrastruktur,152,Internasional,27,intoleransi,1,investasi,9,IPM,1,Isra Mi'raj,1,Isu Agama,1,Jalan Tol,1,Jawa,1,Jokowi,125,Jokowi-Ma'aruf,3,Juara,1,Jurnalisme,1,Jusuf Kalla,2,Kab Sabu Raijua,1,Kabupaten Kupang,6,Kabupaten Sumba Barat Daya,10,Kadin,1,Kalimantan,1,Kampanye,7,Kampanye Damai,1,Kampus,2,kamtimbas,1,Kapolri,1,Karhutla,1,keamanan,17,Kebakaran,1,Keberagaman,4,Kedaulatan,1,KEIN,2,kejagung,1,Kelautan,4,Kemendagri,1,KEMENDES,1,Kemenkeu,1,Kementan,1,Kemiskinan,8,kepala daerah,1,Kerukunan,1,Kesatuan,1,Kesehatan,2,Khilafah,1,KII,1,KKP,1,KNPI,1,Komunis,1,Korupsi,5,Korupsi E-KTP,1,Kota Kupang,30,KPK,3,KPU,1,KPU NTT,1,Krisis,2,Krismon,1,KSP,4,KTT ASEAN,1,kupang,11,La Nyalla,1,larantuka,2,LDII,1,Lembata,167,Lingkar Madani,1,Listrik,9,Lombok,3,LSI,1,Luar Negeri,6,Luhut Binsar Panjaitan,1,Maáruf Amin,5,Mahasiswa,2,Mahfud MD,1,Makar,3,Malaysia,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,16,Manggarai Timur,5,Maritim,1,Masjid,1,Medan,1,Media,1,Media Sosial,8,Medsos,2,Mendagri,3,Mendikbud,1,Menhan,2,Menhub,1,Menkeu,2,Menkopolhukam,1,Menlu,1,Mentan,1,Milenial,1,Mimbar Agama,1,Minyak,1,MK,2,Moeldoko,3,MPR,2,MTQ,1,Mudik 2018,17,MUI,4,Muslim,1,Nagekeo,24,Nasional,1389,Nasionalisme,25,Nawacita,3,Ngabalin,1,Ngada,7,No Golput,1,NTB,3,NTT,9,NU,5,Nusa Tenggara Timur,11,nyepi,1,objektif,1,OECD,1,OJK,1,Olahraga,13,Ombudsman,1,Opini,187,Osis,1,Otomotif,2,OTT,1,outsourcing,1,Palestina,2,Palu,5,Pancasila,45,Pangan,5,Panglima TNI,1,Papua,25,Papua Barat,1,Pariwisata,2,Pasar,1,pasar modal,1,Paspampres,1,Pekerjaan,1,Pelabuhan,1,PELITA,1,pelukan,1,Pembangunan,1,pemilu,2,Pemilu 2019,24,Pencak Silat,1,Pendidikan,6,Pengangguran,3,Penguatan Pancasila,1,Perbankan,1,Perbatasan,7,Perdagangan,2,Perdamaian,1,Perhubungan,1,Perikanan,6,Perintis Kemerdekaan,1,Perlindungan Pekerja Migran,2,Perppu Ormas,8,Persatuan,4,Persija,1,Pertamina,1,Pertanian,19,Pesantren,1,Petani,1,Piala,2,Pidato Jokowi,1,Pilbup,1,Pileg 2019,1,pilkada,6,Pilkada NTT 2018,23,Pilkada NTT 2019,1,Pilkades,1,PIlpres,3,Pilpres 2019,17,Pilres 2019,5,PKI,2,PKS,1,PLAN,1,Pluralisme,1,PMII,1,PMKRI,1,PNS,1,Poling,1,Politik,61,Polri,3,PP Muhammadiyah,3,Prabowo,3,prakiraan cuaca,1,Pramono Anung,1,Presiden,2,Presiden Bank Dunia,1,Proyek Mangkrak,1,Proyek Strategis,1,Pulau Saugi,1,pupuk,1,Puting Beliung,1,PWI,1,radikal,2,radikalisme,42,Ramadhan,4,Ratna Sarumpaet,2,RDTL,1,Regional,4,Registrasi SIM Card,1,Reuni Alumni 212,4,RISSC,1,Rizieq Shihab,2,Rohingya,11,Rote Ndao,2,Rupiah,12,Sabu,1,Sabu Raijua,11,SARA,7,SBY,2,SDA,1,SDM,1,Sejahtera,1,Sekjen PBB,2,Sengketa Lahan,2,seni,1,Sepak,1,Sepak Bola,3,Sertifikat,3,Seskab,1,Setara Institute,1,Sidang Ahok,7,Sikka,130,sleman,1,SMA/SMK,1,Sontoloyo,1,SOSBUD,52,Sosial Budaya,81,Sri Mulyani,6,Startup,1,Subsidi,1,subversi,1,Sulawesi Selatan,1,Sulawesi Tengah,10,Sumba,19,sumba barat,5,Sumba Barat Daya,161,sumba tengah,39,Sumba Timur,18,Sumpah Pemuda,2,survei,3,Susi Pudjiastuti,2,Tanah,1,TBC,1,Teknologi,14,tenun,1,Ternak Tani,1,terorisme,9,TGB,2,Timor,13,Timor Tengah Selatan,45,Timor Tengah Utara,2,Tito Karnavian,1,Tjhajo Kumolo,1,TKI,1,TNI,2,Tokoh,1,Tol,3,Tol Suramadu,1,toleransi,2,tour de flores 2017,2,transparan,1,Transparansi,1,transportasi,7,Travel,7,Tsunami,8,TTU,1,Turki,1,Twitter,1,Uang NKRI,1,uang palsu,1,UI,1,Ulama,1,Umat,1,Walikota,1,Wapres,1,Wiranto,4,World Bank,2,World Peace Forum,1,Yenny Wahid,4,yogyakarta,1,zakat,1,
ltr
item
Warta NTT: Dari Mekaar Sampai Bank Wakaf, Presiden Jokowi: Pemerintah Sekarang Punya Program Ekonomi Umat
Dari Mekaar Sampai Bank Wakaf, Presiden Jokowi: Pemerintah Sekarang Punya Program Ekonomi Umat
https://3.bp.blogspot.com/-0tYeLSRohxM/XHeYP4yUAOI/AAAAAAAAMU8/zXaBdMYnfqUQh5hqgpDil8KCpYhhoi6gACLcBGAs/s320/Jokowi%2BKUR.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-0tYeLSRohxM/XHeYP4yUAOI/AAAAAAAAMU8/zXaBdMYnfqUQh5hqgpDil8KCpYhhoi6gACLcBGAs/s72-c/Jokowi%2BKUR.jpg
Warta NTT
http://www.wartantt.com/2019/02/dari-mekaar-sampai-bank-wakaf-presiden.html
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/2019/02/dari-mekaar-sampai-bank-wakaf-presiden.html
true
7634889450117025147
UTF-8
Semua berita termuat Berita tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal membalas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua REKOMENDASI LABEL ARSIP CARI SEMUA BERITA Tidak ada berita yang sesuai dengan permintaanmu Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN INI PREMIUM Tolong bagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin di clipboard-mu Tidak bisa menyalin kode, tolong tekan [CTRL]+[C] (atau CMD+C dengan Mac) untuk menyalin