Kedaulatan Rakyat Itu Lewat Pemilu, Bukan Politik Jalanan

BAGIKAN:


wartantt.com -- Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar menegaskan, kedaulatan rakyat yang benar adalah menyalurkan suaranya atau hak pilihnya melalui Pemilu 2019. Bukan melalui politik jalanan atau aksi people power.
“Kami secara pribadi maupun Ketua PWNU Jatim mengimbau agar semua tenang dan melakukan tugasnya masing-masing. Yang ustaz ngajar, yang guru ngajar, yang pegawai bekerja, yang petani juga bekerja dan seterusnya. Jangan ikut-ikutan melakukan sesuatu, yang itu bukan kewenangan kita. Itu kalaupun dinamakan gerakan kedaulatan rakyat, kedaulatan rakyat yang resmi itu yang disalurkan lewat Pemilu,” kata Kiai Marzuki didampingi Ketua Bravo-5 Jatim HM Ubaidillah Amin Moech (Gus Ubed) kepada wartawan di Resto SenewenTime Surabaya, Sabtu (18/5/2019).
Menurut Pengasuh Ponpes Sabilul Rosyad Malang ini, yang dinyatakan menang lewat Pemilu itulah suara rakyat. “Itulah kedaulatan rakyat. Jangan lantas hanya sekian persen orang terus mengatasnamakan kedaulatan rakyat, lalu nuwun sewu terus memakai politik jalanan,” tegasnya.
Dia mengimbau aksi people power yang rencananya dilakukan pendukung Prabowo-Sandi pada 22 Mei mendatang tidak perlu dilakukan.
Sebab hal itu akan memperkeruh situasi politik dan keamanan Indonesia. Padahal, sebagai umat beragama, membutuhkan keamanan. “Bagi umat Islam, ketika beribadah ke masjid, butuh aman. Umat Kristen ke gereja butuh aman. Umat Hindu ke Pura butuh aman. Umat Budha ke Vihara butuh aman dan lain-lain. Semua umat beragama butuh keamanan,” jelasnya.
Pihaknya berharap agar Indonesia tidak bernasib seperti negara lain seperti Suriah, Yaman dan lainnya. Hanya karena perbedaan pandangan politik, akhirnya bisa menimbulkan perang saudara. Menurutnya, perkara kalah dan menang, khususnya dalam pilpres merupakan hal biasa.
“Ini kan agenda lima tahunan. Bisa jadi sekarang yang kalah, pada Pilpres berikutnya bisa menang. Begitu pula sebaliknya, saat ini yang menang, pada Pilpres berikutnya bisa kalah. Yang menang jangan sombong, yang kalah nggak perlu sakit hati,” tuturnya.
Pihaknya meminta agar masyarakat percaya pada pemerintah. Utamanya pada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan juga aparat Polri dan TNI serta Mahkamah Konstitusi (MK).
“Kalau kita sudah tidak percaya sama pemerintah, terus mau percaya sama siapa. Apa mau mendatangkan pemantau asing ke Indonesia. Belum tentu pemantau asing itu bisa dipercaya. Jika ada pelanggaran, silahkan diproses secara hukum,” imbuhnya.
Ketua Bravo-5 Jatim, Ubaidillah Amin Moech (Gus Ubed) berharap ketika kemenangan pasangan 01 sudah diputuskan KPU pada 22 Mei 2019, pihaknya berharap agar Jokowi-KH Ma’ruf Amin bisa merangkul kelompok yang ada di kubu 02. “Saya juga berharap agar Pak Jokowi untuk saat ini tidak diganggu dulu dengan isu-isu jabatan atau reshuffle kabinet,” jelasnya.
Dia juga tidak yakin akan ancaman 10 ribu massa dari Jatim melakukan aksi people power ke Jakarta. “Kalau ada yang tidak puas dan merasa dicurangi, nanti bisa mengajukan gugatan ke MK pascapenetapan pemenang pilpres oleh KPU RI. Tapi datanya harus valid, jangan asal-asalan, seperti data C1 scan-scanan,” pungkasnya. [tok/suf]

KOMENTAR

Nama

23 T,1,3 tahun Jokowi-JK,3,4 Tahun,1,4 Tahun Jokowi-JK,15,Agama,2,aksi 313,12,Al Khaththath,1,Alor,3,Alrosa,7,Anies,1,APBN,2,ASDP,1,Asian Games,6,Asian Para Games 2018,1,Asian Sentinel,1,Asing-Aseng,1,ASN,1,Bahasa Inggris,1,Bali,1,Bandara,1,Bank Dunia,3,Banten,1,Bantuan,2,batik,1,Bawaslu,1,BBM,15,BBM 1 Harga,3,Bela Negara,1,Belu,4,Bencana,4,Bendungan,1,Beragama,1,BI,5,Bilateral,1,Bisnis,1,Blik Rokan,1,Blok Mahakam,1,Blok Rokan,1,Blusukan,1,BMKG,3,BNPT,1,Bogor,1,BPJS,1,BPK,1,BPN,1,BPS,3,Budayawan,1,Bulog,2,Bulutangkis,2,BUMN,3,Bupati Ende,2,Buruh,3,Buya Syafi'i,1,CFD,1,coklit KPU,2,Cukai,1,Damai,1,dana desa,11,Dana Kelurahan,2,Deklarasi,2,Denny Siregar,2,Dewan Masjid Indonesia,2,Dihapus,2,Divestasi,1,DIY,1,Djafar Achmad,1,Donggala,1,DPR,2,DPRD Ende,1,DPT,2,Dunia,1,E-KTP,2,Editorial,1,Ekonomi,256,Ekspor,1,Emak-Emak,1,Emas,1,Ende,30,Energi,9,ESDM,9,Esemka,1,Fakta & Hoaks,2,fashion show,1,Festival Sandelwood,1,Festival Sepekan Danau Kelimutu,2,Festival Tenun Ikat,1,Final,1,Fitnah,1,FKMA,1,Flores,41,flores timur,2,FPI,1,Freeport,8,Freeport Indonesia,6,Game of Thrones,1,Gempa,9,Gempa NTB,9,Gempa. Tsunami,1,gereja lidwina,1,GNPF MUI,1,Golkar,1,Golkar NTT,1,Gus Dur,1,Habieb Rizieq,3,Haji,3,Hankam,4,Hanura,1,Hari Kesaktian Pancasila,1,Hate Speech,3,Headline,1411,Hiburan,12,HMI,1,Hoaks,11,Hoax,14,HTI,49,Hukum,2,HUT HUT ke-73 Bhayangkara,1,HUT RI ke 73,2,HUT RI ke 74,4,HUT TNI ke 73,1,Hutang,2,ICMI,2,Ideologi,18,Idul Adha,2,IMF,5,IMF-WB,1,Imlek,1,Indobarometer,2,Indonesia-RDTL,1,Industri,2,industri kreatif,3,Infrastruktur,153,Internasional,27,intoleransi,1,investasi,9,IPM,1,Isra Mi'raj,1,istana,1,Isu Agama,1,Jalan Tol,1,Jawa,1,Jemaah Haji,1,Jokowi,129,Jokowi-Ma'aruf,3,Juara,1,Jurnalisme,1,Jusuf Kalla,2,Kab Sabu Raijua,1,Kabupaten Kupang,6,Kabupaten Sumba Barat Daya,10,Kadin,1,Kalimantan,1,Kampanye,7,Kampanye Damai,1,Kampus,2,kamtimbas,1,Kapolri,1,Karhutla,1,keamanan,17,Kebakaran,1,Keberagaman,4,Kedaulatan,1,KEIN,2,kejagung,1,Kelautan,4,Kemendagri,1,KEMENDES,1,Kemenkeu,1,Kementan,1,Kemiskinan,8,kepala daerah,1,Kepala Desa,1,Kerukunan,1,Kesatuan,1,Kesehatan,2,Khilafah,1,KII,1,KKP,1,KNPI,1,Kodim 1602/Ende,3,Komunis,1,Korupsi,5,Korupsi E-KTP,1,Kota Kupang,30,KPK,3,KPU,1,KPU NTT,1,Krisis,2,Krismon,1,KSP,4,KTT ASEAN,1,kupang,11,La Nyalla,1,larantuka,2,LDII,1,Lembata,203,Lingkar Madani,1,Listrik,9,Lomba Cipta Puisi,1,Lombok,3,LSI,1,Luar Negeri,6,Luhut Binsar Panjaitan,1,Lukman Hakim,1,Maáruf Amin,5,Mahasiswa,3,Mahfud MD,2,Makar,3,Malaysia,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,16,Manggarai Timur,5,Maritim,1,Masjid,1,Medan,1,Media,1,Media Sosial,8,Medsos,2,Mendagri,3,Mendikbud,1,Menhan,2,Menhub,1,Menkeu,2,Menkopolhukam,1,Menlu,1,Mentan,1,Menteri Agama,1,Milenial,2,Mimbar Agama,1,Minyak,1,MK,2,Moeldoko,4,Mosalaki,1,MPR,2,MTQ,1,Mudik 2018,17,MUI,4,Muslim,1,Nagekeo,24,nas,1,Nasional,1812,Nasionalisme,25,Nawacita,3,Ngabalin,2,Ngada,7,No Golput,1,NTB,3,NTT,9,NU,5,Nusa Tenggara Timur,11,nyepi,1,objektif,1,OECD,1,OJK,1,Olahraga,13,Ombudsman,1,Opini,203,Osis,1,Otomotif,2,OTT,1,outsourcing,1,Palestina,2,Palu,5,PAN,1,Pancasila,45,Pangan,5,Panglima TNI,1,Papua,25,Papua Barat,1,Pariwisata,3,Pariwisata Flores,1,Pasar,1,pasar modal,1,Paspampres,1,Pekerjaan,1,Pelabuhan,1,PELITA,1,pelukan,1,Pembangunan,2,pemilu,2,Pemilu 2019,27,Pencak Silat,1,Pendidikan,7,Pengangguran,3,Penguatan Pancasila,1,Perbankan,1,Perbatasan,7,Perdagangan,2,Perdamaian,1,Perhubungan,1,Perikanan,6,Perintis Kemerdekaan,1,Perlindungan Pekerja Migran,2,Perppu Ormas,8,Persatuan,6,Persija,1,Pertamina,1,Pertanian,19,Pesantren,1,Petani,1,Piala,2,Pidato Jokowi,1,Pilbup,1,Pileg 2019,1,pilkada,6,Pilkada NTT 2018,23,Pilkada NTT 2019,1,Pilkades,1,PIlpres,3,Pilpres 2019,18,Pilres 2019,5,PKI,2,PKS,1,PLAN,1,Pluralisme,1,PMII,1,PMKRI,2,PNS,1,Poling,1,Politik,68,Polri,3,PP Muhammadiyah,3,Prabowo,5,prakiraan cuaca,1,Pramono Anung,1,Presiden,2,Presiden Bank Dunia,1,Proyek Mangkrak,1,Proyek Strategis,1,Pulau Saugi,1,pupuk,1,Puting Beliung,1,PWI,1,radikal,2,radikalisme,44,Ramadhan,4,Ratna Sarumpaet,2,RDTL,1,Regional,4,Registrasi SIM Card,1,Rekonsiliasi,10,Reuni Alumni 212,4,RISSC,1,Rizieq Shihab,2,Rohingya,11,Rote Ndao,2,RRI Ende,1,Rupiah,12,Sabu,1,Sabu Raijua,11,SARA,7,SBY,2,SDA,1,SDM,1,Sejahtera,1,Sekjen PBB,2,Sengketa Lahan,2,seni,1,Sepak,1,Sepak Bola,3,Sertifikat,3,Seskab,1,Setara Institute,1,Sidang Ahok,7,Sikka,130,sleman,1,SMA/SMK,1,Sontoloyo,1,SOSBUD,52,Sosial Budaya,81,Sri Mulyani,6,Startup,1,STPM St. Ursula,1,Subsidi,1,subversi,1,Sulawesi Selatan,1,Sulawesi Tengah,10,Sumba,20,sumba barat,5,Sumba Barat Daya,167,sumba tengah,39,Sumba Timur,18,Sumpah Pemuda,2,survei,3,Susi Pudjiastuti,2,Tanah,1,TBC,1,Teknologi,14,Tenaga Kerja,1,tenun,1,Ternak Tani,1,terorisme,9,TGB,2,Timor,13,Timor Tengah Selatan,46,Timor Tengah Utara,2,Tito Karnavian,1,Tjhajo Kumolo,1,TKI,1,TNI,2,Tokoh,2,Tol,3,Tol Suramadu,1,toleransi,2,tour de flores 2017,2,transparan,1,Transparansi,1,transportasi,7,Travel,7,Tsunami,8,TTU,1,Turki,1,Twitter,1,Uang NKRI,1,uang palsu,1,UI,1,Ulama,1,Umat,1,Walikota,1,Wapres,1,Wiranto,4,World Bank,2,World Peace Forum,1,Yenny Wahid,4,yogyakarta,1,zakat,1,
ltr
item
Warta NTT: Kedaulatan Rakyat Itu Lewat Pemilu, Bukan Politik Jalanan
Kedaulatan Rakyat Itu Lewat Pemilu, Bukan Politik Jalanan
https://4.bp.blogspot.com/-815VTIb5GbA/XOD2qYdvnKI/AAAAAAAANHc/g6E62ljsUuEXPiI0G59JAUfDrfA7Dv3QwCLcBGAs/s320/KH-Marzuki-Mustamar.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-815VTIb5GbA/XOD2qYdvnKI/AAAAAAAANHc/g6E62ljsUuEXPiI0G59JAUfDrfA7Dv3QwCLcBGAs/s72-c/KH-Marzuki-Mustamar.jpg
Warta NTT
http://www.wartantt.com/2019/05/kedaulatan-rakyat-itu-lewat-pemilu.html
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/2019/05/kedaulatan-rakyat-itu-lewat-pemilu.html
true
7634889450117025147
UTF-8
Semua berita termuat Berita tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal membalas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua REKOMENDASI LABEL ARSIP CARI SEMUA BERITA Tidak ada berita yang sesuai dengan permintaanmu Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN INI PREMIUM Tolong bagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin di clipboard-mu Tidak bisa menyalin kode, tolong tekan [CTRL]+[C] (atau CMD+C dengan Mac) untuk menyalin