Investor Tak Perlu Takut Berinvestasi di Indonesia

BAGIKAN:

wartantt.com, INVESTASI -- Indonesia percaya pertumbuhan ekonomi bisa berjalan beriringan dengan pembangunan yang berkelanjutan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Hal itu terungkap dalam pertemuan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dengan Dubes Uni Eropa Vincent Guerend di Bina Graha, Jakarta (9/2/2018).

Sebagai contoh Kastaf menjelaskan, dalam perkebunan sawit, bagaimana Presiden Joko Widodo sangat peduli dengan lingkungan. Pembangunan perkebunan sawit dan perkebunan lain, bukanlah  merusak lingkungan. Masyarakat di lingkungan hutan yang tidak diberikan akses, dalam bentuk perkebunan, punya potensi untuk merusak hutan atau hewan-hewan yang dilindungi.

Moeldoko juga mengungkapkan, masih adanya pandangan Uni Eropa, soal perkebunan kelapa sawit yang merusak lingkungan. “Ini menurut saya kurang bijaksana.  Karena berbicara soal lingkungan bukanlah pohon semata, namun juga tentang manusia yang ada di dalamnya yang perlu dilindungi.”
Hal kedua yang ditegaskan Kastaf dalam pertemuan ini adalah memberi keyakinan, stabilitas, keamanan, dan HAM, menjadi perhatian utama. Investor tidak perlu takut berinvestasi di Indonesia.

“Saya akan mengawal jalannya investasi ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga investor dapat dengan tenang dan nyaman di Indonesia,” tegas Moeldoko yang pernah menjadi Panglima TNI ini.

Ditemani teh hangat dan  kudapan tradisional: nagasari, pisang dan ubi rebus, Dubes Uni Eropa Vincent  Guerend mengungkapkan terima kasihnya bisa bertukar pikiran dengan Kepala Staf. “Hubungan kami dengan Indonesia adalah hubungan yang hangat,” ungkapnya.

Dengan 28 negara dan jumlah penduduk sekitar 10 persen dari jumlah penduduk dunia Uni Eropa juga mempunyai motto yang hampir sama dengan Indonesia. Jika Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika, maka Uni Eropa adalah United in Diversity.

Menurut Vincent yang berkebangsaan Perancis ini, Uni Eropa ingin membangun kerja sama dalam bidang keamanan,  peace agreement, kontra teroris, dan kemaritiman.
Dalam bidang ekonomi nilai investasi Uni Eropa dalam bentuk investasi asing di Indonesia sebesar 2,5 miliar Euro. Sementara 1,1 juta warga Indonesia tercatat bekerja di perusahaan-perusahaan Uni Eropa. Hal ini menegaskan, kontribusi ekonomi Uni Eropa di  Tanah Air.

Melalui Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara kedua negara didapat keuntungan untuk  meningkatkan ekspor ekonomi Indonesia. Vincent juga memaparkan soal peran Uni Eropa dalam  pengembangan manusia Indonesia. Bagaimana selama ini  memberikan dukungan pengembangan ekonomi rakyat mulai dari Sabang sampai Merauke. Di Aceh meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar hutan, sementara di  NTT dalam hal pengembangan tenun tradisional.

“Kami juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari universitas terkemuka seperti UGM, UI, ITB,” jelasnya.

Uni Eropa sangat ingin bekerja sama dengan Indonesia yang merupakan bagian dari negara G20 yang impresif dan diakui bisa mengelola stabilitas politik dan keberagaman.
Dalam hal perkebunan sawit, Uni Eropa menyadari, industri ini penting bagi Indonesia dan menjadi mata pencaharian bagi banyak penduduk.  “Berita bagusnya Indonesia terus meningkatkan standar sustainability product. Berusaha keras meningkatkan standar,” ungkap Vincent.
Sementara itu Deputi III KSP Denni Puspa Purbasari menjelaskan bagaimana pemerintah memastikan, reformasi ekonomi yang digagas Presiden Jokowi  berjalan dengan baik.

“Kami terus berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan,  reformasi ekonomi terus diperkuat terutama pada level pemerintahan lokal,” ungkapnya.

Dalam hal peningkatan kemudahan berusaha untuk mendongkrak  investasi, Deputi II KSP Yanuar Nugroho menjelaskan, Indonesia telah mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi No 10 untuk meningkatkan kemudahan berusaha terutama dengan mengikis korupsi.
Yanuar juga mengungkapkan, bagaimana Indonesia berupaya merestorasi gambut seluas 2 juta hektar sampai pada tahun 2019. Sebagai catatan hingga saat ini sudah direstorasi 1 juta hektar yang sebagian besar berda di Sumatera dan Kalimantan.

Vincent Guerend juga sempat mengangkat topik terkait polemik pembahasan RUU Kitab Undang-undang Hukum Pidana, terutama menyangkut korelasi investasi dengan penerapan Hak Asasi Manusia di Indonesia. Menanggapi hal itu, Theo Litaay, Tenaga Ahli Kedeputian V Kantor Staf Presiden yang mewakili Deputi V Jaleswari Pramodhawardani menyatakan bahwa sikap pemerintah selalu mendukung demokrasi dan pluralisme di Indonesia.

Hal itu tercermin dalam perumusan pasal-pasal aturan hukum. “Bila ada pro dan kontra, itu bagian dari proses demokrasi, dan Indonesia sudah berpengalaman mengelolanya,” ungkapnya. Ditambahkan oleh Deputi III bahwa Presiden Jokowi memiliki komitmen yang jelas dan kuat terhadap perlindungan hak-hak sipil sesuai semangat Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

KOMENTAR

Nama

23 T,1,3 tahun Jokowi-JK,3,4 Tahun,1,4 Tahun Jokowi-JK,15,Agama,2,aksi 313,12,Al Khaththath,1,Alor,3,Alrosa,7,Anies,1,APBN,2,ASDP,1,Asian Games,6,Asian Para Games 2018,1,Asian Sentinel,1,Asing-Aseng,1,ASN,1,Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo - Flores,1,Bahasa Inggris,1,Bali,1,Bandara,1,Bank Dunia,3,Banten,1,Bantuan,2,bantuan sosial,1,batik,1,Bawaslu,1,BBM,15,BBM 1 Harga,3,Bela Negara,1,Belu,4,Bencana,4,Bendungan,1,Beragama,1,BI,5,Bilateral,1,Bisnis,1,Blik Rokan,1,Blok Mahakam,1,Blok Rokan,1,BLT,1,Blusukan,1,BMKG,3,BNPT,1,Bogor,1,BPJS,1,BPK,1,BPN,1,BPS,3,Budayawan,1,Bulog,3,Bulutangkis,2,BUMN,3,Bupati Ende,3,Buruh,3,Buya Syafi'i,1,CFD,1,coklat gaura,1,coklit KPU,2,Covid-19,18,Cukai,1,Damai,1,dana desa,11,Dana Kelurahan,2,Deklarasi,2,Denny Siregar,2,Desa Tiwu Sora,1,Dewan Masjid Indonesia,2,Dihapus,2,Divestasi,1,DIY,1,Djafar Achmad,1,Donggala,1,DPR,2,DPRD Ende,1,DPT,2,Dunia,1,Dusun Numba,1,E-KTP,2,Editorial,1,Ekonomi,256,Ekspor,1,Emak-Emak,1,Emas,1,Ende,73,Energi,9,ESDM,9,Esemka,1,Fakta & Hoaks,2,fashion show,1,Festival Literasi,1,Festival Sandelwood,1,Festival Sepekan Danau Kelimutu,2,Festival Tenun Ikat,1,Final,1,Fitnah,1,FKMA,1,Flores,84,flores timur,2,FPI,1,Freeport,8,Freeport Indonesia,6,Game of Thrones,1,Gempa,9,Gempa NTB,9,Gempa. Tsunami,1,gereja lidwina,1,GMNI,2,GNPF MUI,1,Golkar,2,Golkar NTT,1,Guru Tidak Tetap Ende,1,Gus Dur,1,Habieb Rizieq,3,Haji,3,Hankam,4,Hanura,1,Hari Kesaktian Pancasila,1,Hari Lahir Pancasila,1,Hate Speech,3,Headline,1488,Hiburan,12,HIV/Aids,1,HMI,1,Hoaks,11,Hoax,14,HTI,49,Hukum,2,HUT HUT ke-73 Bhayangkara,1,HUT RI ke 73,2,HUT RI ke 74,4,HUT TNI ke 73,1,Hutang,2,ICMI,2,Ideologi,18,Idul Adha,2,IMF,5,IMF-WB,1,Imlek,1,Indobarometer,2,Indonesia-RDTL,1,Industri,2,industri kreatif,3,Infrastruktur,153,Internasional,27,intoleransi,1,investasi,9,IPM,1,Isra Mi'raj,1,istana,1,Isu Agama,1,Jalan Tol,1,Jawa,1,Jemaah Haji,1,Jokowi,129,Jokowi-Ma'aruf,3,Juara,1,Jurnalisme,1,Jusuf Kalla,2,Kab Sabu Raijua,1,Kabupaten Kupang,6,Kabupaten Sumba Barat Daya,10,Kadin,1,Kalimantan,1,Kampanye,7,Kampanye Damai,1,Kampus,2,kamtimbas,1,Kapolda NTT,1,Kapolri,1,Karhutla,1,keamanan,17,Kebakaran,1,Keberagaman,4,Kedaulatan,1,KEIN,2,kejagung,1,Kelautan,4,Kemendagri,1,KEMENDES,1,Kemenkeu,1,Kementan,1,Kemiskinan,8,kepala daerah,1,Kepala Desa,1,Kerukunan,1,Kesatuan,1,Kesehatan,2,Khilafah,1,KII,1,KKP,1,KNPI,1,Kodim 1602/Ende,8,Komunis,1,Korupsi,5,Korupsi E-KTP,1,Kota Kupang,30,KPK,3,KPU,1,KPU NTT,1,Krisis,2,Krismon,1,KSP,4,KTT ASEAN,1,kupang,12,La Nyalla,1,larantuka,2,LDII,1,Lembata,342,Lingkar Madani,1,Listrik,9,Lomba Cipta Puisi,1,Lombok,3,LSI,1,Luar Negeri,6,Luhut Binsar Panjaitan,1,Lukman Hakim,1,Maáruf Amin,5,Mahasiswa,3,Mahfud MD,2,Makar,3,Malaysia,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,18,Manggarai Timur,5,Maritim,1,Masjid,1,Medan,1,Media,1,Media Sosial,8,Medsos,2,Mendagri,3,Mendikbud,1,Menhan,2,Menhub,1,Menkeu,2,Menkopolhukam,1,Menlu,1,Mentan,1,Menteri Agama,1,Milenial,2,Mimbar Agama,1,Minyak,1,MK,2,Moeldoko,4,Mosalaki,1,MPR,2,MTQ,1,Mudik 2018,17,MUI,4,Muslim,1,Nagekeo,24,narkotika,1,nas,1,Nasional,1879,Nasionalisme,25,Nawacita,3,Ngabalin,2,Ngada,7,No Golput,1,NTB,3,NTT,10,NU,5,Nusa Tenggara Timur,11,nyepi,1,objektif,1,OECD,1,OJK,1,Olahraga,13,Ombudsman,1,Opini,211,Osis,1,Otomotif,2,OTT,1,outsourcing,1,Palestina,2,Palu,5,PAN,1,Pancasila,45,Pangan,5,Panglima TNI,1,Papua,25,Papua Barat,1,Pariwisata,4,Pariwisata Flores,1,Pasar,2,pasar modal,1,Paspampres,1,Pekerja Migran Indonesia,1,Pekerjaan,1,Pelabuhan,1,Pelangi Nusantara,1,PELITA,1,pelukan,1,Pembangunan,2,pemilu,2,Pemilu 2019,27,Pencak Silat,1,Pendidikan,7,Pengangguran,3,Penguatan Pancasila,1,Perbankan,1,Perbatasan,7,Perdagangan,2,Perdamaian,1,Perhubungan,1,Perikanan,6,Perintis Kemerdekaan,1,Perlindungan Pekerja Migran,2,Perppu Ormas,8,Persatuan,6,Persija,1,Pertamina,1,Pertanian,19,Pesantren,1,Petani,1,Piala,2,Pidato Jokowi,1,Pilbup,1,Pileg 2019,1,pilkada,6,Pilkada NTT 2018,23,Pilkada NTT 2019,1,Pilkades,1,PIlpres,3,Pilpres 2019,18,Pilres 2019,5,PKI,2,PKS,1,PLAN,1,Pluralisme,1,PMII,1,PMKRI,2,PNS,1,Poling,1,Politik,68,Polres Ende,1,Polri,3,PP Muhammadiyah,3,Prabowo,5,prakiraan cuaca,1,Pramono Anung,1,Presiden,2,Presiden Bank Dunia,1,Proyek Mangkrak,1,Proyek Pembangunan,1,Proyek Strategis,1,Pulau Saugi,1,pupuk,1,Puting Beliung,1,PWI,1,radikal,2,radikalisme,45,Ramadhan,4,Ratna Sarumpaet,2,RDTL,1,Regional,4,Registrasi SIM Card,1,Rekonsiliasi,10,Reuni Alumni 212,4,RISSC,1,Rizieq Shihab,2,Rohingya,11,Rote Ndao,2,RRI Ende,1,Rupiah,12,Sabu,1,Sabu Raijua,11,SARA,7,SBY,2,SDA,1,SDM,1,Sejahtera,1,Sekjen PBB,2,Seleksi CPNS,1,Sengketa Lahan,2,seni,1,Sepak,1,Sepak Bola,3,Sertifikat,3,Seskab,1,Setara Institute,1,Sidang Ahok,7,Sikka,130,sleman,1,SMA/SMK,1,Sontoloyo,1,SOSBUD,52,Sosial Budaya,82,Sri Mulyani,6,Stadion Marilonga,1,Startup,1,STKIP Simbiosis,1,STPM St. Ursula,1,Subsidi,1,subversi,1,Sulawesi Selatan,1,Sulawesi Tengah,10,Sumba,23,sumba barat,6,Sumba Barat Daya,168,sumba tengah,42,Sumba Timur,18,Sumpah Pemuda,2,survei,3,Susi Pudjiastuti,2,Tanah,1,TBC,1,Teknologi,14,Tenaga Kerja,1,tenun,1,Ternak Tani,1,terorisme,9,TGB,2,Timor,13,Timor Tengah Selatan,48,Timor Tengah Utara,2,Tito Karnavian,1,Tjhajo Kumolo,1,TKI,1,TNI,2,Tokoh,2,Tol,3,Tol Suramadu,1,toleransi,2,tour de flores 2017,2,transparan,1,Transparansi,1,transportasi,8,Travel,7,Tsunami,8,TTU,1,Turki,1,Twitter,1,Uang NKRI,1,uang palsu,1,UI,1,Ulama,1,Umat,1,UMKM,1,Walikota,1,Wapres,1,Wiranto,4,World Bank,2,World Peace Forum,1,Yenny Wahid,4,yogyakarta,1,zakat,1,
ltr
item
Warta NTT: Investor Tak Perlu Takut Berinvestasi di Indonesia
Investor Tak Perlu Takut Berinvestasi di Indonesia
https://1.bp.blogspot.com/-txPKn_AM2F4/WoEat5cEYnI/AAAAAAAAHIQ/PrU_fyKYpioLTWQB_B1c0w5ySpCzu96RgCLcBGAs/s320/moel.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-txPKn_AM2F4/WoEat5cEYnI/AAAAAAAAHIQ/PrU_fyKYpioLTWQB_B1c0w5ySpCzu96RgCLcBGAs/s72-c/moel.jpeg
Warta NTT
http://www.wartantt.com/2018/02/investor-tak-perlu-takut-berinvestasi.html
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/2018/02/investor-tak-perlu-takut-berinvestasi.html
true
7634889450117025147
UTF-8
Semua berita termuat Berita tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal membalas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua REKOMENDASI LABEL ARSIP CARI SEMUA BERITA Tidak ada berita yang sesuai dengan permintaanmu Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN INI PREMIUM Tolong bagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin di clipboard-mu Tidak bisa menyalin kode, tolong tekan [CTRL]+[C] (atau CMD+C dengan Mac) untuk menyalin