Kelas Dibuat Menjadi Taman Yang Mengandung Ilmu Bagi Anak Anak

BAGIKAN:



Wartantt.com -- SB; Ruang kelas SDN Loko Rii Sumba Barat tergolong unik. Pasalnya ruangan kelas tersebut dihiasi dengan berbagai pajangan  edukatif yang merupakan hasil karya guru bersama para siswa. Rupanya hal ini terjadi berkat dampingan INOVASI untuk pendidikan yang merupakan program kemitraan pemerintah Indonesia dan Australia. 

Program rintisan INOVASI di Sumba Barat secara keseluruhan adalah literasi dan kepemimpinan. Khusus untuk program literasi, ruangan kelas bawah disulap menjadi kelas literat. Tujuan utama kelas literat ini sebrnarnya adalah agar anak anak sudah mampu membaca di kelas bawah sehingga tantangan yang diberikan di kelas atas dapat mereka hadapi dengan mudah. 

Mayawati Nengsi Anarato. Wali kelas 3B SDN Loko Ri ketika ditemui media ini mengatakan bahwa program kelas literat ini sangat membantu anak anak dan juga guru.  “Awalny kelas gersang. Setelah ada program ini maka guru makin keuar telentanya sehingga minat belajar anak anak meningkat” katanya. 

Lebih lanjut guru yang juga adalah fasda INOVSI ini mengatakan bahwa kelas literat menarik bagi anak anak. Hal ini terlihat jelas dari semangat anak kesekolah yang semakin tinggi dan peningkatan kemampuan membaca anak yang cukup pesat. “Awalnya ada banyak anak yang absen setiap hari. Setelah ada kelas literat anak menjadi kurang bolos. Selain itu dengan adanya kelas literat ini maka mereka terbantu. Pelajaran mereka seperti bermain. Setelah ada program ini sisa dua orang anak saja yang belum bisa membaca secara lancar” katanya. 



Bahan bahan yang digunakan untuk membuat kelas literat ini menurut ibu yang baru mengajar di sekolah ini selama 3 tahun  tersebut dipungut dari barang barang bekas, baik karton, kertas, botol dan lain lain. “Dengan sumber daya yang ada Kami buat kelas menjadi taman bermain untuk anak anak tetapi mengandung ilmu” katanya. 

Hal senada disampaikan oleh Apliana B Awang wali kelas 1 b pada sekolah yang sama. Beliau mengatakan bahwa dengan adanya kelas literat ini anak anak sangat bersemangat kesekolah. Selain itu siswa juga menjadi bersemangat dalam belajar di kelas. 

Dari 26 siswa kelas 1B yang diasunya tinggal 4 orang saja yang belum begitu lancar membaca kata. Keempat orang tersebut adalah anak anak yang bermental kurang berani. Untuk mengatasi hal ini dan membuat mereka berani, anak anak ini diminta maju dan menyebutkan nama nama tanaman atau huruf di depan kelas. 

Sementara itu kepala SD Loko Rii mengatakan bahwa anggaran yang digunakan untuk membuat kelas literat dialokasikan dari dana BOS yakni dari pos ATK. Besaran anggaran untuk membuat satu kelas menjadi ruang kelas literat bisa mencapai Rp. 200.000; disesuaikan dengan kebutuhan. Walaupun anggaran masih terbatas, dirinya memitivasi para guru untuk tetap berkreatifitas dengan  bahan dari barang barang bekas yang ada. 

Tanggapan orang tua menurutnya  sangat positif terhadap program kelas literat ini. Namun sampai dengan saat ini belum ada bantuan dari pihak orang tua untuk menunjang pembuatan kelas literat. Dirinya berencana untuk mengundang para orang tua siswa agar dapat mendiskusikan bersama jalan keluar dari kesulitan pihak sekolah tersrbut. 

“Kami akan adakan pertemuan dengan orang tua di akhir srmester untuk membicarakan hal ini. Minimal orang tua dapat membantu beban biaya pembuatan kelas literat ini sebab kemajuan belajar anak anak terlihat sangat pesat dengan adanya kelas literat. Kami juga minta bantuan dari kepala desa agar memberikan bantuan dari dana desa” katanya. 

KOMENTAR

Nama

23 T,1,3 tahun Jokowi-JK,3,4 Tahun,1,4 Tahun Jokowi-JK,15,aksi 313,12,Al Khaththath,1,Alor,3,Alrosa,5,Anies,1,APBN,2,ASDP,1,Asian Games,6,Asian Para Games 2018,1,Asian Sentinel,1,Asing-Aseng,1,ASN,1,Bali,1,Bandara,1,Bank Dunia,3,Banten,1,Bantuan,2,batik,1,Bawaslu,1,BBM,15,BBM 1 Harga,3,Bela Negara,1,Belu,4,Bencana,4,Bendungan,1,Beragama,1,BI,5,Bilateral,1,Bisnis,1,Blik Rokan,1,Blok Mahakam,1,Blok Rokan,1,Blusukan,1,BMKG,3,BNPT,1,Bogor,1,BPJS,1,BPK,1,BPN,1,BPS,3,Budayawan,1,Bulog,1,Bulutangkis,2,BUMN,3,Buruh,3,Buya Syafi'i,1,coklit KPU,2,Cukai,1,dana desa,11,Dana Kelurahan,2,Deklarasi,2,Denny Siregar,2,Dewan Masjid Indonesia,1,Divestasi,1,DIY,1,Donggala,1,DPR,2,DPT,2,Dunia,1,E-KTP,2,Editorial,1,Ekonomi,255,Ekspor,1,Emas,1,Ende,11,Energi,9,ESDM,9,Esemka,1,Fakta & Hoaks,2,Festival Sandelwood,1,Festival Tenun Ikat,1,Final,1,Fitnah,1,FKMA,1,Flores,22,flores timur,2,FPI,1,Freeport,8,Freeport Indonesia,6,Game of Thrones,1,Gempa,9,Gempa NTB,9,Gempa. Tsunami,1,gereja lidwina,1,GNPF MUI,1,Golkar,1,Golkar NTT,1,Gus Dur,1,Habieb Rizieq,1,Haji,3,Hankam,4,Hanura,1,Hari Kesaktian Pancasila,1,Hate Speech,3,Headline,783,Hiburan,12,HMI,1,Hoaks,10,Hoax,14,HTI,49,Hukum,2,HUT RI ke 73,2,HUT TNI ke 73,1,Hutang,2,ICMI,1,Ideologi,17,Idul Adha,2,IMF,5,IMF-WB,1,Imlek,1,Indobarometer,2,Indonesia-RDTL,1,Industri,2,industri kreatif,3,Infrastruktur,152,Internasional,27,intoleransi,1,investasi,9,IPM,1,Isra Mi'raj,1,Isu Agama,1,Jalan Tol,1,Jawa,1,Jokowi,125,Jokowi-Ma'aruf,3,Juara,1,Jurnalisme,1,Jusuf Kalla,2,Kab Sabu Raijua,1,Kabupaten Kupang,6,Kabupaten Sumba Barat Daya,10,Kadin,1,Kalimantan,1,Kampanye,6,Kampanye Damai,1,Kampus,2,kamtimbas,1,Kapolri,1,Karhutla,1,keamanan,17,Kebakaran,1,Keberagaman,4,Kedaulatan,1,KEIN,2,kejagung,1,Kelautan,4,Kemendagri,1,KEMENDES,1,Kemenkeu,1,Kementan,1,Kemiskinan,8,kepala daerah,1,Kerukunan,1,Kesatuan,1,Kesehatan,2,Khilafah,1,KII,1,KKP,1,KNPI,1,Komunis,1,Korupsi,5,Korupsi E-KTP,1,Kota Kupang,30,KPK,3,KPU,1,KPU NTT,1,Krisis,2,Krismon,1,KSP,4,KTT ASEAN,1,kupang,11,La Nyalla,1,larantuka,2,LDII,1,Lembata,147,Lingkar Madani,1,Listrik,9,Lombok,3,LSI,1,Luar Negeri,6,Luhut Binsar Panjaitan,1,Maáruf Amin,5,Mahasiswa,2,Mahfud MD,1,Makar,3,Malaysia,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,16,Manggarai Timur,5,Maritim,1,Medan,1,Media,1,Media Sosial,8,Medsos,2,Mendagri,3,Mendikbud,1,Menhan,2,Menhub,1,Menkeu,2,Menkopolhukam,1,Menlu,1,Mentan,1,Milenial,1,Mimbar Agama,1,Minyak,1,MK,2,Moeldoko,3,MPR,2,MTQ,1,Mudik 2018,17,MUI,4,Muslim,1,Nagekeo,24,Nasional,1202,Nasionalisme,25,Nawacita,3,Ngabalin,1,Ngada,7,No Golput,1,NTB,3,NTT,9,NU,5,Nusa Tenggara Timur,11,nyepi,1,objektif,1,OECD,1,OJK,1,Olahraga,13,Ombudsman,1,Opini,183,Osis,1,Otomotif,2,OTT,1,outsourcing,1,Palestina,2,Palu,5,Pancasila,45,Pangan,5,Panglima TNI,1,Papua,25,Papua Barat,1,Pariwisata,2,Pasar,1,pasar modal,1,Paspampres,1,Pekerjaan,1,Pelabuhan,1,PELITA,1,pelukan,1,Pembangunan,1,pemilu,2,Pemilu 2019,24,Pencak Silat,1,Pendidikan,6,Pengangguran,3,Penguatan Pancasila,1,Perbankan,1,Perbatasan,7,Perdagangan,2,Perdamaian,1,Perhubungan,1,Perikanan,6,Perintis Kemerdekaan,1,Perlindungan Pekerja Migran,2,Perppu Ormas,8,Persatuan,4,Persija,1,Pertamina,1,Pertanian,19,Pesantren,1,Petani,1,Piala,2,Pidato Jokowi,1,Pilbup,1,Pileg 2019,1,pilkada,6,Pilkada NTT 2018,23,Pilkada NTT 2019,1,Pilkades,1,PIlpres,3,Pilpres 2019,17,Pilres 2019,5,PKI,2,PKS,1,PLAN,1,Pluralisme,1,PMII,1,PMKRI,1,PNS,1,Poling,1,Politik,60,Polri,3,PP Muhammadiyah,3,Prabowo,3,prakiraan cuaca,1,Pramono Anung,1,Presiden,2,Presiden Bank Dunia,1,Proyek Mangkrak,1,Proyek Strategis,1,Pulau Saugi,1,pupuk,1,Puting Beliung,1,PWI,1,radikal,2,radikalisme,42,Ramadhan,3,Ratna Sarumpaet,2,RDTL,1,Regional,4,Registrasi SIM Card,1,Reuni Alumni 212,4,RISSC,1,Rizieq Shihab,2,Rohingya,11,Rote Ndao,2,Rupiah,12,Sabu,1,Sabu Raijua,11,SARA,7,SBY,2,SDA,1,SDM,1,Sejahtera,1,Sekjen PBB,2,Sengketa Lahan,2,seni,1,Sepak,1,Sepak Bola,3,Sertifikat,3,Seskab,1,Setara Institute,1,Sidang Ahok,7,Sikka,130,sleman,1,SMA/SMK,1,Sontoloyo,1,SOSBUD,52,Sosial Budaya,81,Sri Mulyani,6,Startup,1,Subsidi,1,subversi,1,Sulawesi Selatan,1,Sulawesi Tengah,10,Sumba,19,sumba barat,5,Sumba Barat Daya,153,sumba tengah,37,Sumba Timur,18,Sumpah Pemuda,2,survei,3,Susi Pudjiastuti,2,Tanah,1,TBC,1,Teknologi,14,tenun,1,Ternak Tani,1,terorisme,9,TGB,2,Timor,13,Timor Tengah Selatan,45,Timor Tengah Utara,2,Tito Karnavian,1,Tjhajo Kumolo,1,TKI,1,TNI,2,Tokoh,1,Tol,3,Tol Suramadu,1,toleransi,2,tour de flores 2017,2,transparan,1,Transparansi,1,transportasi,7,Travel,7,Tsunami,8,TTU,1,Turki,1,Twitter,1,Uang NKRI,1,uang palsu,1,UI,1,Ulama,1,Umat,1,Walikota,1,Wapres,1,Wiranto,4,World Bank,2,World Peace Forum,1,Yenny Wahid,4,yogyakarta,1,zakat,1,
ltr
item
Warta NTT: Kelas Dibuat Menjadi Taman Yang Mengandung Ilmu Bagi Anak Anak
Kelas Dibuat Menjadi Taman Yang Mengandung Ilmu Bagi Anak Anak
https://3.bp.blogspot.com/-ULNfQ_xYXmc/XBl0YM_EbNI/AAAAAAAALc0/CQDXjhRg6HoxQUxpwH4k659d0qeYHMjgACLcBGAs/s320/20181218_104554.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-ULNfQ_xYXmc/XBl0YM_EbNI/AAAAAAAALc0/CQDXjhRg6HoxQUxpwH4k659d0qeYHMjgACLcBGAs/s72-c/20181218_104554.jpg
Warta NTT
http://www.wartantt.com/2018/12/kelas-dibuat-menjadi-taman-yang.html
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/2018/12/kelas-dibuat-menjadi-taman-yang.html
true
7634889450117025147
UTF-8
Semua berita termuat Berita tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal membalas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua REKOMENDASI LABEL ARSIP CARI SEMUA BERITA Tidak ada berita yang sesuai dengan permintaanmu Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN INI PREMIUM Tolong bagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin di clipboard-mu Tidak bisa menyalin kode, tolong tekan [CTRL]+[C] (atau CMD+C dengan Mac) untuk menyalin