Menteri Perdagangan Era SBY: Jokowi Bikin Ekonomi Indonesia Kuat!

BAGIKAN:


wartantt.com -- Siapa dia? Mantan Menteri Perdagangan di era Presiden SBY ini adalah Muhammad Lutfi. Sebelum menjadi Menteri Perdagangan, dia diangkat menjadi Duta Besar Indonesia untuk Jepang pada tahun 2010 hingga 2013. Sebelumnya, dia diangkat oleh SBY menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada tahun 2005 hingga 2009. Dia menjadi orang termuda yang pernah menduduki posisi sebagai Kepala BKPM, yakni berusia 36 tahun ketika diangkat. Muhammad Lutfi juga pernah menjadi Ketua HIPMI Jakarta Raya dan kemudian menjadi Ketua Nasional HIPMI, sebelum ditarik oleh SBY menjadi Ketua BKPM.

Dalam acara deklarasi alumni Universitas Andalas pada hari Minggu lalu (27/1), Lutfi menyebut Presiden Jokowi berhasil membawa Indonesia dalam posisi ke-16 sebagai negara ekonomi terkuat di dunia. "Kita berada di posisi nomor 16 ekonomi terkuat di dunia dengan rata-rata penghasilan per kapita US$ 4.035. Harus ada terobosan baru untuk mencapai US$ 12 ribu agar menjadi negara maju," ujar Lutfi, dilansir cnnindonesia.com. Berdasarkan standar internasional, pendapatan per kapita negara maju minimal US$ 12 ribu atau di atas Rp156 juta per tahun.

Lutfi mengatakan saat ini banyak negara di kelas menengah yang gagal menjadi negara maju. Ia menyebutkan beberapa di antaranya adalah Venezuela dan Brazil yang kondisi ekonominya mulai terpuruk. Menurut tim ahli kampanye nasional Jokowi - Ma'ruf ini, keberhasilan pemerintahan Jokowi untuk mencapai hal tersebut tak lepas dari upaya investasi di bidang infrastruktur dan melakukan transfer teknologi berbasis pendidikan. "Dalam infrastruktur Pak Jokowi sudah bangun kapasitas pembangkit listrik yang lebih besar daripada pemerintahan sebelumnya. Pak Jokowi juga bangun jalan tol delapan kali lebih besar dari presiden-presiden sebelumnya. Ini Indonesia sudah berada di track yang benar," tuturnya.

Lutfi menilai selama ini Jokowi - Ma'ruf telah memimpin jalannya kontestasi pilpres dengan baik. Ia meminta agar para pendukung dapat mengkampanyekan paslon nomor urut 01 itu dengan cara yang baik. "Biarkan saja di media sosial yang jelek-jelek. Kami mohon posting yang baik, senang, riang, dan bawa optimisme. Nanti dilihat siapa yang akan terpilih," ucapnya Sumber.

Sementara itu, deklarasi dukungan kepada pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin tersebut dihadiri oleh ratusan alumni Universitas Andalas (Unand, Padang, Sumatra Barat). "Kami dari Unand khususnya alumni berbagai angkatan mulai dari 1975 sampai 2011 merasa tergerak karena selama ini banyak berita di media sosial yang memutarbalikkan fakta. Kami merasa orang baik seperti Jokowi kok masih dibegitukan," ujar Ketua Deklarasi Alumni Unand Toni. Banyaknya hoaks yang menimpa Jokowi - Ma'ruf di media sosial, membuat para alumni Unand terpanggil untuk membantu meluruskan berita miring tersebut. Selain itu kekalahan Jokowi di Sumatra Barat saat berpasangan dengan Jusuf Kalla dalam Pilpres 2014 juga disebut Toni menjadi pemicu untuk menyatakan deklarasi dukungan. "Kita tahu Sumbar itu pendukungnya Pak Jokowi relatif lebih sedikit. Nah, kami angkat sebagai momentum untuk memulai dan masuk ke level grass root karena waktu kita sekarang sedikit hanya dua bulan," katanya.

Toni menyatakan mereka bakal fokus mengerahkan dukungan bagi Jokowi - Ma'ruf di Sumbar. Menurutnya, Jokowi telah banyak melakukan pembangunan di tanah Minang itu namun suara yang diperoleh masih minim. "Sumbar ini daerah yang cukup spesial buat Pak Jokowi dengan begitu banyaknya pembangunan, tapi masyarakatnya tidak menghargai, kami yang ada di sini akan berusaha meyakinkan," ucap Toni. Pihaknya bakal fokus menyasar masyarakat kalangan menegah ke bawah yang dianggap mudah termakan isu hoaks. "Kami akan terjun ke aktivitas masyarakat, kemudian melakukan pertemuan-pertemuan," imbuhnya. Mengutip falsafah Minangkabau, Toni berharap Jokowi - Ma'ruf dapat seperti daun rimbun tampek balinduang kapanehan, tampek bataduah kahujanan. "Artinya pemimpin yang bisa menjadi tempat berlindung waktu panas hujan, dan selalu memikirkan rakyatnya," kata Toni.

Toni juga menegaskan bahwa deklarasi ini tak mengatasnamakan ikatan alumni Unand secara resmi. Ia mengatakan deklarasi ini merupakan inisiatif dari para alumni sendiri. "Kita enggak bawa nama Unand, enggak bawa nama ikatan alumni Unand. Ini murni gerakan moral dari alumni atau saya yang pernah kuliah di Unand, tidak membawa lembaganya," ucapnya Sumber.

Saya setuju sekali dengan kutipan falsafah Minang di atas. Dan memang selama in Presiden Jokowi sudah membuktikan pengabdiannya terhadap rakyat Indonesia. Presiden Jokowi berupaya keras melaksanakan pembangunan sampai ke pelosok-pelosok terjauh dan terdalam. Di daerah-daerah yang dulunya seperti anak tiri. Padahal mereka juga bagian integral dari Indonesia. Oleh karena itu, rakyat di pelosok Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Papua, NTT sudah turut merasakan pembangunan di era Presiden Jokowi ini. Mereka sudah bisa merasakan kehadiran negara di wilayah mereka masing-masing. Kenyataan di luar sana memang beda jauh dengan apa yang disebarkan oleh para kampret siber kremi di media sosial. Yakin! Demikian kura-kura, #JokowiLagi

(Sekian)

KOMENTAR

Nama

23 T,1,3 tahun Jokowi-JK,3,4 Tahun,1,4 Tahun Jokowi-JK,15,aksi 313,12,Al Khaththath,1,Alor,3,Alrosa,5,Anies,1,APBN,2,ASDP,1,Asian Games,6,Asian Para Games 2018,1,Asian Sentinel,1,Asing-Aseng,1,ASN,1,Bali,1,Bandara,1,Bank Dunia,3,Banten,1,Bantuan,2,batik,1,Bawaslu,1,BBM,15,BBM 1 Harga,3,Bela Negara,1,Belu,4,Bencana,4,Bendungan,1,Beragama,1,BI,5,Bilateral,1,Bisnis,1,Blik Rokan,1,Blok Mahakam,1,Blok Rokan,1,Blusukan,1,BMKG,3,BNPT,1,Bogor,1,BPJS,1,BPK,1,BPN,1,BPS,3,Budayawan,1,Bulog,1,Bulutangkis,2,BUMN,3,Buruh,3,Buya Syafi'i,1,coklit KPU,2,Cukai,1,dana desa,11,Dana Kelurahan,2,Deklarasi,2,Denny Siregar,2,Dewan Masjid Indonesia,1,Divestasi,1,DIY,1,Donggala,1,DPR,2,DPT,2,Dunia,1,E-KTP,2,Editorial,1,Ekonomi,255,Ekspor,1,Emas,1,Ende,11,Energi,9,ESDM,9,Esemka,1,Fakta & Hoaks,2,Festival Sandelwood,1,Festival Tenun Ikat,1,Final,1,Fitnah,1,FKMA,1,Flores,22,flores timur,2,FPI,1,Freeport,8,Freeport Indonesia,6,Game of Thrones,1,Gempa,9,Gempa NTB,9,Gempa. Tsunami,1,gereja lidwina,1,GNPF MUI,1,Golkar,1,Golkar NTT,1,Gus Dur,1,Habieb Rizieq,1,Haji,3,Hankam,4,Hanura,1,Hari Kesaktian Pancasila,1,Hate Speech,3,Headline,680,Hiburan,12,HMI,1,Hoaks,10,Hoax,14,HTI,49,Hukum,2,HUT RI ke 73,2,HUT TNI ke 73,1,Hutang,2,ICMI,1,Ideologi,17,Idul Adha,2,IMF,5,IMF-WB,1,Imlek,1,Indobarometer,2,Indonesia-RDTL,1,Industri,2,industri kreatif,3,Infrastruktur,152,Internasional,27,intoleransi,1,investasi,9,IPM,1,Isra Mi'raj,1,Isu Agama,1,Jalan Tol,1,Jawa,1,Jokowi,125,Jokowi-Ma'aruf,3,Juara,1,Jurnalisme,1,Jusuf Kalla,2,Kab Sabu Raijua,1,Kabupaten Kupang,6,Kabupaten Sumba Barat Daya,10,Kadin,1,Kalimantan,1,Kampanye,6,Kampanye Damai,1,Kampus,2,kamtimbas,1,Kapolri,1,Karhutla,1,keamanan,17,Kebakaran,1,Keberagaman,4,Kedaulatan,1,KEIN,2,kejagung,1,Kelautan,4,Kemendagri,1,KEMENDES,1,Kemenkeu,1,Kementan,1,Kemiskinan,8,kepala daerah,1,Kerukunan,1,Kesatuan,1,Kesehatan,2,Khilafah,1,KII,1,KKP,1,KNPI,1,Komunis,1,Korupsi,5,Korupsi E-KTP,1,Kota Kupang,30,KPK,3,KPU,1,KPU NTT,1,Krisis,2,Krismon,1,KSP,4,KTT ASEAN,1,kupang,11,La Nyalla,1,larantuka,2,LDII,1,Lembata,133,Lingkar Madani,1,Listrik,9,Lombok,3,LSI,1,Luar Negeri,6,Luhut Binsar Panjaitan,1,Maáruf Amin,5,Mahasiswa,2,Mahfud MD,1,Makar,3,Malaysia,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,16,Manggarai Timur,5,Maritim,1,Medan,1,Media,1,Media Sosial,8,Medsos,2,Mendagri,3,Mendikbud,1,Menhan,2,Menhub,1,Menkeu,2,Menkopolhukam,1,Menlu,1,Mentan,1,Milenial,1,Mimbar Agama,1,Minyak,1,MK,2,Moeldoko,3,MPR,2,MTQ,1,Mudik 2018,17,MUI,4,Muslim,1,Nagekeo,24,Nasional,1099,Nasionalisme,25,Nawacita,3,Ngabalin,1,Ngada,7,No Golput,1,NTB,3,NTT,9,NU,5,Nusa Tenggara Timur,11,nyepi,1,objektif,1,OECD,1,OJK,1,Olahraga,13,Ombudsman,1,Opini,183,Osis,1,Otomotif,2,OTT,1,outsourcing,1,Palestina,2,Palu,5,Pancasila,45,Pangan,5,Panglima TNI,1,Papua,25,Papua Barat,1,Pariwisata,2,Pasar,1,pasar modal,1,Paspampres,1,Pekerjaan,1,Pelabuhan,1,PELITA,1,pelukan,1,Pembangunan,1,pemilu,2,Pemilu 2019,24,Pencak Silat,1,Pendidikan,6,Pengangguran,3,Penguatan Pancasila,1,Perbankan,1,Perbatasan,7,Perdagangan,2,Perdamaian,1,Perhubungan,1,Perikanan,6,Perintis Kemerdekaan,1,Perlindungan Pekerja Migran,2,Perppu Ormas,8,Persatuan,4,Persija,1,Pertamina,1,Pertanian,19,Pesantren,1,Petani,1,Piala,2,Pidato Jokowi,1,Pilbup,1,Pileg 2019,1,pilkada,6,Pilkada NTT 2018,23,Pilkada NTT 2019,1,Pilkades,1,PIlpres,3,Pilpres 2019,17,Pilres 2019,5,PKI,2,PKS,1,PLAN,1,Pluralisme,1,PMII,1,PMKRI,1,PNS,1,Poling,1,Politik,60,Polri,3,PP Muhammadiyah,3,Prabowo,3,prakiraan cuaca,1,Pramono Anung,1,Presiden,2,Presiden Bank Dunia,1,Proyek Mangkrak,1,Proyek Strategis,1,Pulau Saugi,1,pupuk,1,Puting Beliung,1,PWI,1,radikal,2,radikalisme,42,Ramadhan,3,Ratna Sarumpaet,2,RDTL,1,Regional,4,Registrasi SIM Card,1,Reuni Alumni 212,4,RISSC,1,Rizieq Shihab,2,Rohingya,11,Rote Ndao,2,Rupiah,12,Sabu,1,Sabu Raijua,11,SARA,7,SBY,2,SDA,1,SDM,1,Sejahtera,1,Sekjen PBB,2,Sengketa Lahan,2,seni,1,Sepak,1,Sepak Bola,3,Sertifikat,3,Seskab,1,Setara Institute,1,Sidang Ahok,7,Sikka,130,sleman,1,SMA/SMK,1,Sontoloyo,1,SOSBUD,52,Sosial Budaya,81,Sri Mulyani,6,Startup,1,Subsidi,1,subversi,1,Sulawesi Selatan,1,Sulawesi Tengah,10,Sumba,19,sumba barat,5,Sumba Barat Daya,140,sumba tengah,34,Sumba Timur,18,Sumpah Pemuda,2,survei,3,Susi Pudjiastuti,2,Tanah,1,TBC,1,Teknologi,14,tenun,1,Ternak Tani,1,terorisme,9,TGB,2,Timor,13,Timor Tengah Selatan,45,Timor Tengah Utara,2,Tito Karnavian,1,Tjhajo Kumolo,1,TKI,1,TNI,2,Tokoh,1,Tol,3,Tol Suramadu,1,toleransi,2,tour de flores 2017,2,transparan,1,Transparansi,1,transportasi,7,Travel,7,Tsunami,8,TTU,1,Turki,1,Twitter,1,Uang NKRI,1,uang palsu,1,UI,1,Ulama,1,Umat,1,Walikota,1,Wapres,1,Wiranto,4,World Bank,2,World Peace Forum,1,Yenny Wahid,4,yogyakarta,1,zakat,1,
ltr
item
Warta NTT: Menteri Perdagangan Era SBY: Jokowi Bikin Ekonomi Indonesia Kuat!
Menteri Perdagangan Era SBY: Jokowi Bikin Ekonomi Indonesia Kuat!
https://4.bp.blogspot.com/-6CXkQjH1tp0/XE_TadzWwXI/AAAAAAAAL-Y/4noVK2s-18EetRBMhg7PgmS42VPXFcyCgCLcBGAs/s320/Muhammad%2BLutfi.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-6CXkQjH1tp0/XE_TadzWwXI/AAAAAAAAL-Y/4noVK2s-18EetRBMhg7PgmS42VPXFcyCgCLcBGAs/s72-c/Muhammad%2BLutfi.jpg
Warta NTT
http://www.wartantt.com/2019/01/menteri-perdagangan-era-sby-jokowi.html
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/2019/01/menteri-perdagangan-era-sby-jokowi.html
true
7634889450117025147
UTF-8
Semua berita termuat Berita tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal membalas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua REKOMENDASI LABEL ARSIP CARI SEMUA BERITA Tidak ada berita yang sesuai dengan permintaanmu Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN INI PREMIUM Tolong bagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin di clipboard-mu Tidak bisa menyalin kode, tolong tekan [CTRL]+[C] (atau CMD+C dengan Mac) untuk menyalin