Skenario Adu Domba Kelompok Radikal Memanfaatkan Prabowo dan BPN

BAGIKAN:


MEMBACA gelagat pemaksaan sepihak yang berlebihan dan konyol, tampaknya Prabowo memang telah berada di bawah pengaruh lingkaran ormas radikal. Ormas-ormas yang selama ini eksistensinya nyaris tiada, kini mengupayakan nasibnya habis-habisan dengan memanfaatkan Prabowo.
Kondisi psikologis mereka sudah berada pada titik nadir, dengan mentalitas zero sum game. “Kami harus tetap eksis, atau kita semua mati bersama-sama”. Kira-kira seperti itu.
Saya menduga, yang mereka incar adalah bentrokan horizontal. Dengan memanfaatkan momentum politik, dan terutama Prabowo. Soal “memperjuangkan” kemenangan Prabowo, itu cuma kedok. Mereka sendiri tahu Prabowo kalah. Tetapi mereka perlu figur, yang bisa dikompori dan dipakai sebagai maskot.
Saya juga curiga, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo kini telah disabotase. Sekarang yang berbicara dan berdiri mengatasnamakan BPN adalah orang-orang dari kelompok GNPF. Maka dari itu, saya tidak ingin terkecoh lewat jubir-jubir yang mengatasnamakan BPN, tetapi ternyata berlatar belakang dari kelompok seperti FPI, FUI, HTI, GNPF.
Ternyata setelah ditelusuri, orang-orang yang mengatasnamakan BPN itu adalah orang yang itu-itu lagi. Orang-orang yang dahulu teriak melawan pemerintah karena ormasnya terindikasi radikal dan anarkis. Substansinya sama, hanya bajunya saja yang kini berbeda. Dan baju baru itu bernama BPN Prabowo.
Melarang Upaya Pertemuan Kedua Kubu
Yusuf Martak sebagai salah satu anggota BPN berlatar belakang GNPF menolak upaya pertemuan antar kubu 01 dan 02. Saya khawatir, kelompok ini secara sengaja berusaha mengisolir Prabowo, sambil terus mengompori delusinya. Selain karena halusinasi kejiwaan Prabowo sudah terlalu akut, kelompok ini sepertinya enggan kehilangan satu-satunya bidak terakhir dari upaya eksistensi mereka.
Saya menebak, mereka sedang berupaya meningkatkan eskalasi dari polarisasi publik pasca pemilu. Dimulai dari atas, hingga kepada akar rumput. Tujuan yang mereka sasar adalah benturan horizontal.
Sekali lagi, pandainya mereka adalah tidak maju dengan “baju” mereka yang lama (yaitu label ormas mereka), melainkan lewat “baju” baru BPN, dan terutama, Prabowo. Sebab di akar rumput lebih banyak simpatisan Prabowo ketimbang simpatisan FPI, atau HTI, atau FPI, dan seterusnya.
Jikalau kedua kubu sampai bertemu dan menurunkan tensi ketegangan, niscaya jalan terakhir mereka untuk menaikan posisi tawar menjadi sirna. Kembali kepada zero sum game tadi, skenario terbaik mereka adalah pemerintah/kubu pemenang pemilu mengalah dan meneken deal yang menguntungkan keberadaan kelompok ini.
Sedangkan untuk skenario terburuk, mereka sendiri akan tersingkir dari kubu 02. Bila skenario ini terjadi kepada mereka yang telah putus asa, sepertinya “lebih baik buat hancur saja sekalian” menjadi opsi yang mungkin diambil.
Tapi untuk kondisi paling putus asa ini sekalipun, mereka tetap memiliki kesulitan utama; logistik. Mereka akan setengah mati mencari penyandang dana yang berani, sanggup dan rela untuk mendanai aksi “bunuh diri” mereka dalam skala masif.
Dari sudut pandang inilah saya menarik kesimpulan, tidak heran bila mereka mati-matian menempel Prabowo. Mereka tidak akan pernah sedetikpun membiarkan Prabowo lepas dari kontrol mereka. Dan BPN adalah wadah yang strategis untuk menyetir Prabowo. Sebab anggota BPN memiliki akses langsung kepada sang bidak. Pertimbangan-pertimbangan BPN akan cukup banyak memengaruhi keputusan, sikap, dan bahkan, kejiwaan Prabowo.
BPN Prabowo Disabotase?
Akhir kata dari saya bagi para pembaca. Sebagai masyarakat akar rumput, kini kita mulai bisa melihat dengan lebih jernih. Ini bukan lagi soal perselisihan antara kubu 01 dengan 02. Bukan lagi soal perbedaan pilihan politik. Fenomena kisruh yang sekarang sedang terjadi ini adalah karena kelompok radikal anarkis lama yang sedang memakai baju baru. Kebetulan, bidaknya juga ambisius, emosional dan delusional.
Delusi Prabowo menjadi pertaruhan terakhir kelompok radikal ini. Saya jamin, mereka tidak akan pernah melepas Prabowo. Untungnya pula bagi mereka, inner circle Prabowo yang dari dulu juga ikut membesarkan halusinasi beliau kini sudah tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka sudah berada pada titik di mana mereka tidak bisa kembali lagi. Tak ada lagi jalan berputar.
Saya yakin orang-orang dekat Prabowo kini hanya tinggal mempunyai dua opsi. Ikut terjun bermain, atau menyingkir diam-diam. Sebab kemudi kini tak dipegang lagi oleh mereka. Melainkan oleh kelompok-kelompok yang tadinya tak pernah mereka sangka.
Awalnya mereka mengira bahwa kelompok tersebut hanyalah tunggangan mereka. Kini, yang terjadi malah sebaliknya. Merekalah yang balik ditunggangi oleh “tunggangan” mereka sendiri. Naas.
Kan dulu sudah dibilang, jangan bermain dengan api Pak. Kelompok radikal itu bukan anak yang jinak.
Oleh Nikki Tirta

KOMENTAR

Nama

23 T,1,3 tahun Jokowi-JK,3,4 Tahun,1,4 Tahun Jokowi-JK,15,Agama,2,aksi 313,12,Al Khaththath,1,Alor,3,Alrosa,7,Anies,1,APBN,2,ASDP,1,Asian Games,6,Asian Para Games 2018,1,Asian Sentinel,1,Asing-Aseng,1,ASN,1,Bahasa Inggris,1,Bali,1,Bandara,1,Bank Dunia,3,Banten,1,Bantuan,2,batik,1,Bawaslu,1,BBM,15,BBM 1 Harga,3,Bela Negara,1,Belu,4,Bencana,4,Bendungan,1,Beragama,1,BI,5,Bilateral,1,Bisnis,1,Blik Rokan,1,Blok Mahakam,1,Blok Rokan,1,Blusukan,1,BMKG,3,BNPT,1,Bogor,1,BPJS,1,BPK,1,BPN,1,BPS,3,Budayawan,1,Bulog,2,Bulutangkis,2,BUMN,3,Buruh,3,Buya Syafi'i,1,CFD,1,coklit KPU,2,Cukai,1,Damai,1,dana desa,11,Dana Kelurahan,2,Deklarasi,2,Denny Siregar,2,Dewan Masjid Indonesia,2,Dihapus,2,Divestasi,1,DIY,1,Donggala,1,DPR,2,DPT,2,Dunia,1,E-KTP,2,Editorial,1,Ekonomi,255,Ekspor,1,Emak-Emak,1,Emas,1,Ende,18,Energi,9,ESDM,9,Esemka,1,Fakta & Hoaks,2,fashion show,1,Festival Sandelwood,1,Festival Sepekan Danau Kelimutu,2,Festival Tenun Ikat,1,Final,1,Fitnah,1,FKMA,1,Flores,29,flores timur,2,FPI,1,Freeport,8,Freeport Indonesia,6,Game of Thrones,1,Gempa,9,Gempa NTB,9,Gempa. Tsunami,1,gereja lidwina,1,GNPF MUI,1,Golkar,1,Golkar NTT,1,Gus Dur,1,Habieb Rizieq,3,Haji,3,Hankam,4,Hanura,1,Hari Kesaktian Pancasila,1,Hate Speech,3,Headline,1248,Hiburan,12,HMI,1,Hoaks,11,Hoax,14,HTI,49,Hukum,2,HUT HUT ke-73 Bhayangkara,1,HUT RI ke 73,2,HUT RI ke 74,4,HUT TNI ke 73,1,Hutang,2,ICMI,2,Ideologi,18,Idul Adha,2,IMF,5,IMF-WB,1,Imlek,1,Indobarometer,2,Indonesia-RDTL,1,Industri,2,industri kreatif,3,Infrastruktur,153,Internasional,27,intoleransi,1,investasi,9,IPM,1,Isra Mi'raj,1,istana,1,Isu Agama,1,Jalan Tol,1,Jawa,1,Jokowi,129,Jokowi-Ma'aruf,3,Juara,1,Jurnalisme,1,Jusuf Kalla,2,Kab Sabu Raijua,1,Kabupaten Kupang,6,Kabupaten Sumba Barat Daya,10,Kadin,1,Kalimantan,1,Kampanye,7,Kampanye Damai,1,Kampus,2,kamtimbas,1,Kapolri,1,Karhutla,1,keamanan,17,Kebakaran,1,Keberagaman,4,Kedaulatan,1,KEIN,2,kejagung,1,Kelautan,4,Kemendagri,1,KEMENDES,1,Kemenkeu,1,Kementan,1,Kemiskinan,8,kepala daerah,1,Kerukunan,1,Kesatuan,1,Kesehatan,2,Khilafah,1,KII,1,KKP,1,KNPI,1,Kodim 1602/Ende,1,Komunis,1,Korupsi,5,Korupsi E-KTP,1,Kota Kupang,30,KPK,3,KPU,1,KPU NTT,1,Krisis,2,Krismon,1,KSP,4,KTT ASEAN,1,kupang,11,La Nyalla,1,larantuka,2,LDII,1,Lembata,198,Lingkar Madani,1,Listrik,9,Lombok,3,LSI,1,Luar Negeri,6,Luhut Binsar Panjaitan,1,Lukman Hakim,1,Maáruf Amin,5,Mahasiswa,3,Mahfud MD,2,Makar,3,Malaysia,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,16,Manggarai Timur,5,Maritim,1,Masjid,1,Medan,1,Media,1,Media Sosial,8,Medsos,2,Mendagri,3,Mendikbud,1,Menhan,2,Menhub,1,Menkeu,2,Menkopolhukam,1,Menlu,1,Mentan,1,Menteri Agama,1,Milenial,2,Mimbar Agama,1,Minyak,1,MK,2,Moeldoko,4,Mosalaki,1,MPR,2,MTQ,1,Mudik 2018,17,MUI,4,Muslim,1,Nagekeo,24,Nasional,1644,Nasionalisme,25,Nawacita,3,Ngabalin,2,Ngada,7,No Golput,1,NTB,3,NTT,9,NU,5,Nusa Tenggara Timur,11,nyepi,1,objektif,1,OECD,1,OJK,1,Olahraga,13,Ombudsman,1,Opini,194,Osis,1,Otomotif,2,OTT,1,outsourcing,1,Palestina,2,Palu,5,PAN,1,Pancasila,45,Pangan,5,Panglima TNI,1,Papua,25,Papua Barat,1,Pariwisata,3,Pasar,1,pasar modal,1,Paspampres,1,Pekerjaan,1,Pelabuhan,1,PELITA,1,pelukan,1,Pembangunan,2,pemilu,2,Pemilu 2019,27,Pencak Silat,1,Pendidikan,7,Pengangguran,3,Penguatan Pancasila,1,Perbankan,1,Perbatasan,7,Perdagangan,2,Perdamaian,1,Perhubungan,1,Perikanan,6,Perintis Kemerdekaan,1,Perlindungan Pekerja Migran,2,Perppu Ormas,8,Persatuan,6,Persija,1,Pertamina,1,Pertanian,19,Pesantren,1,Petani,1,Piala,2,Pidato Jokowi,1,Pilbup,1,Pileg 2019,1,pilkada,6,Pilkada NTT 2018,23,Pilkada NTT 2019,1,Pilkades,1,PIlpres,3,Pilpres 2019,18,Pilres 2019,5,PKI,2,PKS,1,PLAN,1,Pluralisme,1,PMII,1,PMKRI,1,PNS,1,Poling,1,Politik,68,Polri,3,PP Muhammadiyah,3,Prabowo,5,prakiraan cuaca,1,Pramono Anung,1,Presiden,2,Presiden Bank Dunia,1,Proyek Mangkrak,1,Proyek Strategis,1,Pulau Saugi,1,pupuk,1,Puting Beliung,1,PWI,1,radikal,2,radikalisme,44,Ramadhan,4,Ratna Sarumpaet,2,RDTL,1,Regional,4,Registrasi SIM Card,1,Rekonsiliasi,10,Reuni Alumni 212,4,RISSC,1,Rizieq Shihab,2,Rohingya,11,Rote Ndao,2,Rupiah,12,Sabu,1,Sabu Raijua,11,SARA,7,SBY,2,SDA,1,SDM,1,Sejahtera,1,Sekjen PBB,2,Sengketa Lahan,2,seni,1,Sepak,1,Sepak Bola,3,Sertifikat,3,Seskab,1,Setara Institute,1,Sidang Ahok,7,Sikka,130,sleman,1,SMA/SMK,1,Sontoloyo,1,SOSBUD,52,Sosial Budaya,81,Sri Mulyani,6,Startup,1,Subsidi,1,subversi,1,Sulawesi Selatan,1,Sulawesi Tengah,10,Sumba,20,sumba barat,5,Sumba Barat Daya,164,sumba tengah,39,Sumba Timur,18,Sumpah Pemuda,2,survei,3,Susi Pudjiastuti,2,Tanah,1,TBC,1,Teknologi,14,tenun,1,Ternak Tani,1,terorisme,9,TGB,2,Timor,13,Timor Tengah Selatan,45,Timor Tengah Utara,2,Tito Karnavian,1,Tjhajo Kumolo,1,TKI,1,TNI,2,Tokoh,2,Tol,3,Tol Suramadu,1,toleransi,2,tour de flores 2017,2,transparan,1,Transparansi,1,transportasi,7,Travel,7,Tsunami,8,TTU,1,Turki,1,Twitter,1,Uang NKRI,1,uang palsu,1,UI,1,Ulama,1,Umat,1,Walikota,1,Wapres,1,Wiranto,4,World Bank,2,World Peace Forum,1,Yenny Wahid,4,yogyakarta,1,zakat,1,
ltr
item
Warta NTT: Skenario Adu Domba Kelompok Radikal Memanfaatkan Prabowo dan BPN
Skenario Adu Domba Kelompok Radikal Memanfaatkan Prabowo dan BPN
https://2.bp.blogspot.com/-hSO-XQa2CAQ/XMe36Oc9mbI/AAAAAAAAM9g/qpd3Z1DhjtoATYaCWTJAGdk16-h0Y43_ACLcBGAs/s320/Prabowo%2Bdan%2Bpara%2Bpendukung.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-hSO-XQa2CAQ/XMe36Oc9mbI/AAAAAAAAM9g/qpd3Z1DhjtoATYaCWTJAGdk16-h0Y43_ACLcBGAs/s72-c/Prabowo%2Bdan%2Bpara%2Bpendukung.jpg
Warta NTT
http://www.wartantt.com/2019/04/skenario-adu-domba-kelompok-radikal.html
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/2019/04/skenario-adu-domba-kelompok-radikal.html
true
7634889450117025147
UTF-8
Semua berita termuat Berita tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal membalas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua REKOMENDASI LABEL ARSIP CARI SEMUA BERITA Tidak ada berita yang sesuai dengan permintaanmu Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN INI PREMIUM Tolong bagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin di clipboard-mu Tidak bisa menyalin kode, tolong tekan [CTRL]+[C] (atau CMD+C dengan Mac) untuk menyalin