KOMNAS PAI Minta Polres LEMBATA Percepat Penanganan Kasus Kekerasan Anak

BAGIKAN:

WartaNTT.com, LEMBATA – Kasus kekerasan terhadap anak yang sedang terjadi di Kabupaten Lembata mendapatkan perhatian serius Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (Komnas PAI).
Ketua Komnas PAI, Arist Merdeka Sirait yang tiba di Lewoleba, Selasa (03/03/2020) mendatangi Lembata secara langsung guna memastikan semua kasus kekerasan terhadap anak yang berproses dapat ditangani Penegak Hukum di Lembata secara cepat dan tepat.
Setibanya di Bandara Wunopito-Lewoleba, Ketua Komnas PAI didampingi Ketua LSM Perlindungan Perempuan dan Anak Lembata (PERMATA), Maria Loka bersama beberapa pemerhati anak, langsung menuju Polres Lembata guna menanyakan perkembangan penanganan kasus kekerasan terhadap anak yang menimpa MRS dan menjadi perhatian serius Komnas PAI atas kasus-kasus yang terjadi diwilayah Timur Indonesia.
Kedatangan Ketua Komnas PAI dan rombongan diterima Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora, SH.,MH didampingi Kasat Reskrim, Iptu I Komang Sukamara,SH.
Dalam pertemuan tersebut, Arist Sirait sampaikan kehadirannya untuk mendorong penegakkan hukum di Lembata, agar semua perkara khususnya kekerasan terhadap anak diselesaikan secepatnya.
Saat ini sekitar 30-an laporan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Lembata,  saya minta dukungan Kapolres khususnya dalam perkara kekerasan fisik yang dialami korban MRS”.
“Jika terdapat 2 alat bukti yang cukup kuat, agar Polres tidak ragu menindaklanjuti kasus yang dilakukan oleh oknum ASN; Peristiwa ini tidak bisa dibiarkan karena berdampak bagi anak-anak”.
Dirinya melanjutkan “Kehadiran saya bersama rombongan untuk mendukung Kapolres dalam tupoksi agar perkara menjadi terang benderang.
“Saya titipkan agar kasus yang menimpa Rizal dapat berproses dengan baik di Pengadilan.
Peristiwa kekerasan yang menimpa Rizal harus menjadi pelajaran bagi masyarakat Lembata, sehingga kasus kekerasan terhadap anak tidak terulang.
Penerimaan Kapolres saat ini menunjukkan atensi Polres untuk bebaskan Lembata dari kekerasan terhadap anak” ujarnya.
Menanggapi penyampaian Arist Sirait, Kapolres Lembata sampaikan akan menindaklanjuti sesuai prosedur dan saat ini perkara sedang berproses.
Hal-hal yang disampaikan Ketua Komnas PAI akan menjadi perhatian kami. Kasus yang menimpa MRS sedang berproses.
“Saya minta agar Wartawan berperan juga dalam pemberitaan, serta mengedukasi masyarakat”.
“Saya juga minta konsistensi LSM Perlindungan anak dalam mengedukasi anak-anak. Jika ada bukti- bukti tambahan dalam kasus kekerasan terhadap anak dapat terus disampaikan” ujarnya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu I Komang Sukamara dihadapan Ketua Komnas PAI dan rombongan menyampaikan bahwa kasus yang menimpa MRS sedang berproses dan diharapkan dalam waktu dekat berkas sudah lengkap untuk dilimpahkan ke Kejari.
“Kami sudah kirim berkasnya ke Kejari Lembata sejak Januari dan 2 kali  dikembalikan. Saat ini berkas masih di Polres, diharapkan minggu ini berkas bisa P-21” ujarnya.

Datangi Kejari LEMBATA, Komnas PAI : Jika Pelaku Kekerasan Adalah Orang Dewasa, Tidak Ada Kata Damai
Usai bertemu Kapolres Lembata, Ketua Komnas PAI bersama rombongan mendatangi Kejaksaan Negeri Lembata guna menanyakan hal yang sama.
Dihadapan Kepala Kejari Lembata yang didampingi Kasi Pidum dan Kasi Intel Kejari, Ketua Komnas PAI nyatakan harus disepakati bersama jika pelaku kekerasan adalah orang dewasa maka tidak ada kata damai, sebaliknya jika pelakunya anak, maka dilakukan diversi sesuai amanat Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Jika sudah ada 2 alat bukti yang cukup maka harus ada kelanjutan proses hukum oleh Kejari. Tidak boleh ada kata damai bagi pelaku kejahatan terhadap anak”.
“Kami menjembatani keluhan-keluhan yang disampaikan masyarakat, harapannya tidak lama ditangani Kejari karena kami yakin Kejaksaan profesional dalam bekerja.
Dirinya menambahkan “Saya titipkan agar semua perkara terhadap anak di Lembata dapat diselesaikan dengan cepat, termasuk kasus yang menimpa anak Rizal”.
Perlu disepakati bersama bahwa jika yang menjadi korban adalah anak, dan pelakunya orang dewasa maka tidak ada kata damai, sebaliknya jika korban adalah anak dan pelakunya juga anak, maka dilakukan diversi” ujarnya.
Sementara itu Kajari Lembata, Aluwi.,SH berharap semua pihak tidak meragukan kinerja Kejaksaan dalam menangani perkara.
“Kami akan berusaha sesuai prosedur dan profesional. Sesuai aturan ada diversi berupa penyelesaian perkara diluar proses peradilan”.
Kejari akan fasilitasi diversi sesuai amanat Undang-Undang. Namun hasil diversi seperti apa dikembalikan kepada kedua belah pihak nantinya. Bagi pelaku orang dewasa belum mengenal adanya diversi, jika memenuhi syarat formil dan materil maka akan dilanjutkan proses hukumnya.
Sementara ini kasus masih dalam tahap penyidikan, berkas masih di Polres. Berkas belum tahap-2, masih ada di Kepolisian.
Kejaksaan sangat profesional dalam menangani kasus-kasus yang terjadi dan saya minta semua pihak bersikap obyektif dan positif, apalagi Kejari Lembata mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Tahun 2019.
“Saya tahu ada bahasa diluar bahwa Jaksa ikut bermain. Informasi itu tidak benar, namun masih ada berkas-berkas yang belum lengkap dan dikembalikan ke Kepolisian.
“Saya berharap pengacara korban juga percayakan kepada proses hukum yang sedang berjalan. Jaksa tidak mau berkas bebas namun akibat ada kekurangan sehingga berkas dikembalikan untuk dilengkapi” ujarnya menambahkan. (Kris Kris)

KOMENTAR

Nama

23 T,1,3 tahun Jokowi-JK,3,4 Tahun,1,4 Tahun Jokowi-JK,15,Agama,2,aksi 313,12,Al Khaththath,1,Alor,3,Alrosa,7,Anies,1,APBN,2,ASDP,1,Asian Games,6,Asian Para Games 2018,1,Asian Sentinel,1,Asing-Aseng,1,ASN,1,Bahasa Inggris,1,Bali,1,Bandara,1,Bank Dunia,3,Banten,1,Bantuan,2,batik,1,Bawaslu,1,BBM,15,BBM 1 Harga,3,Bela Negara,1,Belu,4,Bencana,4,Bendungan,1,Beragama,1,BI,5,Bilateral,1,Bisnis,1,Blik Rokan,1,Blok Mahakam,1,Blok Rokan,1,Blusukan,1,BMKG,3,BNPT,1,Bogor,1,BPJS,1,BPK,1,BPN,1,BPS,3,Budayawan,1,Bulog,3,Bulutangkis,2,BUMN,3,Bupati Ende,3,Buruh,3,Buya Syafi'i,1,CFD,1,coklat gaura,1,coklit KPU,2,Covid-19,5,Cukai,1,Damai,1,dana desa,11,Dana Kelurahan,2,Deklarasi,2,Denny Siregar,2,Desa Tiwu Sora,1,Dewan Masjid Indonesia,2,Dihapus,2,Divestasi,1,DIY,1,Djafar Achmad,1,Donggala,1,DPR,2,DPRD Ende,1,DPT,2,Dunia,1,E-KTP,2,Editorial,1,Ekonomi,256,Ekspor,1,Emak-Emak,1,Emas,1,Ende,47,Energi,9,ESDM,9,Esemka,1,Fakta & Hoaks,2,fashion show,1,Festival Literasi,1,Festival Sandelwood,1,Festival Sepekan Danau Kelimutu,2,Festival Tenun Ikat,1,Final,1,Fitnah,1,FKMA,1,Flores,58,flores timur,2,FPI,1,Freeport,8,Freeport Indonesia,6,Game of Thrones,1,Gempa,9,Gempa NTB,9,Gempa. Tsunami,1,gereja lidwina,1,GMNI,2,GNPF MUI,1,Golkar,2,Golkar NTT,1,Guru Tidak Tetap Ende,1,Gus Dur,1,Habieb Rizieq,3,Haji,3,Hankam,4,Hanura,1,Hari Kesaktian Pancasila,1,Hate Speech,3,Headline,1487,Hiburan,12,HIV/Aids,1,HMI,1,Hoaks,11,Hoax,14,HTI,49,Hukum,2,HUT HUT ke-73 Bhayangkara,1,HUT RI ke 73,2,HUT RI ke 74,4,HUT TNI ke 73,1,Hutang,2,ICMI,2,Ideologi,18,Idul Adha,2,IMF,5,IMF-WB,1,Imlek,1,Indobarometer,2,Indonesia-RDTL,1,Industri,2,industri kreatif,3,Infrastruktur,153,Internasional,27,intoleransi,1,investasi,9,IPM,1,Isra Mi'raj,1,istana,1,Isu Agama,1,Jalan Tol,1,Jawa,1,Jemaah Haji,1,Jokowi,129,Jokowi-Ma'aruf,3,Juara,1,Jurnalisme,1,Jusuf Kalla,2,Kab Sabu Raijua,1,Kabupaten Kupang,6,Kabupaten Sumba Barat Daya,10,Kadin,1,Kalimantan,1,Kampanye,7,Kampanye Damai,1,Kampus,2,kamtimbas,1,Kapolda NTT,1,Kapolri,1,Karhutla,1,keamanan,17,Kebakaran,1,Keberagaman,4,Kedaulatan,1,KEIN,2,kejagung,1,Kelautan,4,Kemendagri,1,KEMENDES,1,Kemenkeu,1,Kementan,1,Kemiskinan,8,kepala daerah,1,Kepala Desa,1,Kerukunan,1,Kesatuan,1,Kesehatan,2,Khilafah,1,KII,1,KKP,1,KNPI,1,Kodim 1602/Ende,4,Komunis,1,Korupsi,5,Korupsi E-KTP,1,Kota Kupang,30,KPK,3,KPU,1,KPU NTT,1,Krisis,2,Krismon,1,KSP,4,KTT ASEAN,1,kupang,11,La Nyalla,1,larantuka,2,LDII,1,Lembata,254,Lingkar Madani,1,Listrik,9,Lomba Cipta Puisi,1,Lombok,3,LSI,1,Luar Negeri,6,Luhut Binsar Panjaitan,1,Lukman Hakim,1,Maáruf Amin,5,Mahasiswa,3,Mahfud MD,2,Makar,3,Malaysia,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,18,Manggarai Timur,5,Maritim,1,Masjid,1,Medan,1,Media,1,Media Sosial,8,Medsos,2,Mendagri,3,Mendikbud,1,Menhan,2,Menhub,1,Menkeu,2,Menkopolhukam,1,Menlu,1,Mentan,1,Menteri Agama,1,Milenial,2,Mimbar Agama,1,Minyak,1,MK,2,Moeldoko,4,Mosalaki,1,MPR,2,MTQ,1,Mudik 2018,17,MUI,4,Muslim,1,Nagekeo,24,narkotika,1,nas,1,Nasional,1879,Nasionalisme,25,Nawacita,3,Ngabalin,2,Ngada,7,No Golput,1,NTB,3,NTT,10,NU,5,Nusa Tenggara Timur,11,nyepi,1,objektif,1,OECD,1,OJK,1,Olahraga,13,Ombudsman,1,Opini,211,Osis,1,Otomotif,2,OTT,1,outsourcing,1,Palestina,2,Palu,5,PAN,1,Pancasila,45,Pangan,5,Panglima TNI,1,Papua,25,Papua Barat,1,Pariwisata,3,Pariwisata Flores,1,Pasar,2,pasar modal,1,Paspampres,1,Pekerjaan,1,Pelabuhan,1,PELITA,1,pelukan,1,Pembangunan,2,pemilu,2,Pemilu 2019,27,Pencak Silat,1,Pendidikan,7,Pengangguran,3,Penguatan Pancasila,1,Perbankan,1,Perbatasan,7,Perdagangan,2,Perdamaian,1,Perhubungan,1,Perikanan,6,Perintis Kemerdekaan,1,Perlindungan Pekerja Migran,2,Perppu Ormas,8,Persatuan,6,Persija,1,Pertamina,1,Pertanian,19,Pesantren,1,Petani,1,Piala,2,Pidato Jokowi,1,Pilbup,1,Pileg 2019,1,pilkada,6,Pilkada NTT 2018,23,Pilkada NTT 2019,1,Pilkades,1,PIlpres,3,Pilpres 2019,18,Pilres 2019,5,PKI,2,PKS,1,PLAN,1,Pluralisme,1,PMII,1,PMKRI,2,PNS,1,Poling,1,Politik,68,Polres Ende,1,Polri,3,PP Muhammadiyah,3,Prabowo,5,prakiraan cuaca,1,Pramono Anung,1,Presiden,2,Presiden Bank Dunia,1,Proyek Mangkrak,1,Proyek Pembangunan,1,Proyek Strategis,1,Pulau Saugi,1,pupuk,1,Puting Beliung,1,PWI,1,radikal,2,radikalisme,45,Ramadhan,4,Ratna Sarumpaet,2,RDTL,1,Regional,4,Registrasi SIM Card,1,Rekonsiliasi,10,Reuni Alumni 212,4,RISSC,1,Rizieq Shihab,2,Rohingya,11,Rote Ndao,2,RRI Ende,1,Rupiah,12,Sabu,1,Sabu Raijua,11,SARA,7,SBY,2,SDA,1,SDM,1,Sejahtera,1,Sekjen PBB,2,Seleksi CPNS,1,Sengketa Lahan,2,seni,1,Sepak,1,Sepak Bola,3,Sertifikat,3,Seskab,1,Setara Institute,1,Sidang Ahok,7,Sikka,130,sleman,1,SMA/SMK,1,Sontoloyo,1,SOSBUD,52,Sosial Budaya,82,Sri Mulyani,6,Stadion Marilonga,1,Startup,1,STKIP Simbiosis,1,STPM St. Ursula,1,Subsidi,1,subversi,1,Sulawesi Selatan,1,Sulawesi Tengah,10,Sumba,20,sumba barat,6,Sumba Barat Daya,168,sumba tengah,39,Sumba Timur,18,Sumpah Pemuda,2,survei,3,Susi Pudjiastuti,2,Tanah,1,TBC,1,Teknologi,14,Tenaga Kerja,1,tenun,1,Ternak Tani,1,terorisme,9,TGB,2,Timor,13,Timor Tengah Selatan,48,Timor Tengah Utara,2,Tito Karnavian,1,Tjhajo Kumolo,1,TKI,1,TNI,2,Tokoh,2,Tol,3,Tol Suramadu,1,toleransi,2,tour de flores 2017,2,transparan,1,Transparansi,1,transportasi,8,Travel,7,Tsunami,8,TTU,1,Turki,1,Twitter,1,Uang NKRI,1,uang palsu,1,UI,1,Ulama,1,Umat,1,Walikota,1,Wapres,1,Wiranto,4,World Bank,2,World Peace Forum,1,Yenny Wahid,4,yogyakarta,1,zakat,1,
ltr
item
Warta NTT: KOMNAS PAI Minta Polres LEMBATA Percepat Penanganan Kasus Kekerasan Anak
KOMNAS PAI Minta Polres LEMBATA Percepat Penanganan Kasus Kekerasan Anak
https://1.bp.blogspot.com/-VG_kMRShN3w/Xl5juYmXUHI/AAAAAAAAPMw/JHkqCF3tG5UkIl52V8WryIJ0hiAGQIV1wCLcBGAsYHQ/s320/20200303_153639%2B%25283%2529.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-VG_kMRShN3w/Xl5juYmXUHI/AAAAAAAAPMw/JHkqCF3tG5UkIl52V8WryIJ0hiAGQIV1wCLcBGAsYHQ/s72-c/20200303_153639%2B%25283%2529.jpg
Warta NTT
http://www.wartantt.com/2020/03/komnas-pai-minta-polres-lembata.html
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/2020/03/komnas-pai-minta-polres-lembata.html
true
7634889450117025147
UTF-8
Semua berita termuat Berita tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal membalas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua REKOMENDASI LABEL ARSIP CARI SEMUA BERITA Tidak ada berita yang sesuai dengan permintaanmu Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN INI PREMIUM Tolong bagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin di clipboard-mu Tidak bisa menyalin kode, tolong tekan [CTRL]+[C] (atau CMD+C dengan Mac) untuk menyalin