Dewan Pers Dukung “Flores Pos”

BAGIKAN:


Oleh: STEPH TUPENG WITHIN SVD

Surat kabar Harian Flores Pos adalah media independen yang berkomitmen: tetap kritis terhadap kekuasaan politik dan birokrasi. Flores Pos membangun kerja sama dengan semua komponen tapi selalu dalam ranah sikap kritis. Sikap kritis tersebut selalu membuat “gerah” dan “panas” elite kekuasaan yang di depan publik omong besar (wora) bahwa tidak imun dan antikritik tapi praksisnya selalu menggunakan cara-cara represip dan infantil untuk membungkam suara kritis pers.

Salah satu kabupaten di Pulau Flores yang pemerintahannya selalu gelisah dengan suara kritis pers khususnya Flores Pos adalah Pemerintah Kabupaten Ende dibawah kepemimpinan Bupati Marsel Petu dan Wabup Achmad Djafar. Berbagai jalan dan cara irasional selalu digunakan untuk membungkam suara kritis. Ada orang-orang yang dengan sadar “memasang badan dan kehormatannya” untuk menjadi penyambung suara kekuasaan.

Salah satu kasus yang cukup membuat gelisah Bupati Marsel Petu adalah proyek jalan bermasalah: Nangaba-Pemo. Proyek ini diduga kuat melibatkan keluarga elite kekuasaan di Ende. Bentara berjudul “Novita Karya Taga” yang terbit 30 Mei 2016 membuat telinga kekuasaan gelisah.

Bentara itu membuat pihak PT Novita Karya Taga “menemui” pimpinan SVD Ende dan mengadukan Flores Pos. Mereka berpikir persis mekanisme birokrasi: mengadu ke pimpinan agar menekan bawahan persis bupati menekan kepala dinas. Pascapengaduan itu, pihak PT Novita Karya Taga mendesak sampai tidak tahu diri agar “bertemu pribadi” dengan pimpinan Flores Pos tapi ditolak dengan tegas karena ini masalah publik dan tidak ada urusan pribadi.

Flores Pos mesti bertanggung jawab kepada publik. Pimpinan Flores Pos meminta pertemuan terbuka dan diliput lalu dibertiakan oleh jurnalis. Pihak PT Novita Karya Taga seperti kesetanan, tidak tahu diri dan memaksakan kehendak agar “bertemu pribadi” dengan pimpinan Flores Pos.

Mengapa takut kalau bertemu secaras terbuka dan diberitakan kepada publik? Penulis malah akhirnya mengusir utusan PT Novita Karya Taga dari BBK Ende karena sangat mengganggu privasi dan kerja.

Inti Bentara itu adalah mendesak Kepala Dinas PU Ende, Frans Lewang menegakkan aturan yaitu mem-blacklist PT Novita Karya Taga yang telah terbukti bersalah dalam kasus dana bencana alam tahun 2010 dan Direktur: Baba Kung telah masuk penjara. Mengapa? Karena beberapa perusahaan yang tidak mengerjakan proyek sampai tuntas pun masuk daftar hitam (blacklist) tapi mengapa PT Novita Karya Taga dipiara oleh Bupati Marsel Petu dan Kadis Frans Lewang, padahal telah terbukti dengan kekuatan hukum tetap.

Anehnya, PT Novita Karya Taga malah mendapat proyek baru lagi dengan nilai lebih dahsyat. Kita menduga, PT Novita Karya Taga sengaja “diberi” proyek agar “tutup mulut” dalam kasus proyek bermasalah Jalan Nangaba-Pemo senilai Rp12,5 miliar. Kita menduga, inilah cara kekuasaaan rezim Marsel-Djafar memelihara dan merawat kontraktror bermasalah di Ende.

Surat dari Arwah

Kasus Jalan Nangaba-Pemo membuat kekuasaan rezim Marsel-Djafar “muka merah.” Berbagai jalan diupayakan untuk “mendekati” Flores Pos tapi selalu gagal total dan kandas besar. Akhir Oktober 2016, Bupati Marsel Petu mengutus satu “utusan” lagi untuk menyampaikan “kegelisahannya.” Flores Pos tidak pernah akan tunduk pada cara-cara infantil (kekanak-kanakan) dan kerdil untuk membungkam kebenaran.

Kalau bupati bekerja dengan baik dan benar, mengapa takut, cemas dan gelisah dengan kritik pers? Flores Pos akan mendukung kekuasaan yang berorientasi option for the poor dan melawan dengan nurani “terjaga” kekuasaan yang batil.

Beberapa waktu lalu Flores Pos mendapatkan surat dari Dewan Pers terkait aduan dari organisasi Himpunan Mahasiswa Ende (HME) beralamat di Jalan Wirajaya. Ketua, Yohanes Laka dan Sekretaris, Abdurahman Langga. Pembuktian di lapangan: organisasi dan kedua orang itu tidak pernah ada di Ende.

Jadi, kita bisa menduga bahwa surat itu hasil rekayasa dari kelompok para arwah yang gelisah dengan Bentara Flores Pos 30 Mei 2016 berjudul “Novita Karya Taga.” Inti surat para arwah adalah penulis Bentara tidak melakukan konfirmasi kepada Bupati Marsel Petu, Kadis PU Ende, Frans Lewang dan PT Novita Karya Taga. Bahkan para arwah itu mendesak Dewan Pers menutup Flores Pos agar membiarkan para arwah bergentayangan tanpa kontrol.

Ada tiga catatan penting terkait surat para arwah tersebut. Pertama, memang layak dimengerti bahwa dunia para arwah tidak memahami keberadaan Dewan Pers. Mungkin di dunia para arwah, Dewan Pers bisa menutup koran atau majalah. Para arwah ini diduga masuk dalam jejaring yang “dimerahkan telinga kekuasaannya” oleh suara Bentara itu. Surat pengaduan itu menyebut dengan terang benderang tiga nama: Bupati Marsel Petu, Kadis PU Frans Lewang dan PT Novita Karya Taga.

Sayangnya, ketiga nama yang disebut itu masih hidup bahkan sangat berkuasa di Kabupaten Ende. Orang yang waras akan tertawa geli dan menjijikkan karena orang dengan identitas tidak jelas dan menceburkan diri tanpa identitas itu ke dalam organisasi yang liar dan patut diduga hanya ada di dunia para arwah. Kalau menyampaikan kebenaran, mengapa takut membuka identitas diri dan organisasi secara benar? Kalau anda, para arwah ini yakin bahwa Bentara Flores Pos salah, mengapa takut dan menyembunyikan identitasmu?

Selama ini Flores Pos sangat transparan dalam pemberitaan. Patut diduga kuat, PT Novita Karya Taga berada di balik surat para arwah ini karena perilaku sebelumnya yang tidak tahu diri dan memakskaan kehendak “bertemu pribadi” dengan pimpinan Flores Pos untuk membicarakan kasus Jalan Nangaba-Pemo yang bermasalah ini. Kejaksaan Negeri Ende telah mengumpulkan bahan dan keterangan (Pulbaket) tapi hingga detik ini bungkam. Ada apa Kejari Ende? Kita berharap, Kejari Ende belum masuk ke dunia para arwah.

Kedua, Ketua Dewan Pers, Yosep Adiprasetya dan anggota Dewan Pers bagian Pengaduan, Leo Batubara terkejut karena yang diadukan itu adalah Bentara yang merupakan tajuk media. Artinya, orang yang mengirim pengaduan ke Dewan Pers itu tidak paham media. Maka kita bisa golongkan mereka ini ke dalam dunia para arwah.

Berita selalu disertai dengan konfirmasi dan klarifikasi. Sementara tajuk yang di Flores Pos bernama Bentara adalah opini redaksi yang berisi pendapat, anjuran dan desakan berdasarkan pemberitaan. Dewan Pers sangat mendukung sikap kritis Flores Pos yang mesti setia mengontrol kekuasaan Bupati Marsel Petu di Ende. Dewan Pers mengapresiasi sikap kritis Flores Pos yang tetap teguh meski berbagai cara kekanak-kanakan (infantil) sangat gencar untuk membungkam. Penulis mendapatkan benang merah antara suara “utusan” Bupati Marsel Petu dan surat pengaduan dari “dunia arwah” ke Dwan Pers yaitu bahwa Bentara tidak konfirmasi dan klarifikasi.

Di seluruh dunia, tajuk itu opini, pendapat redaksi/media. Tidak ada tajuk yang mesti klarifikasi dan konfirmasi ke para arwah sekalipun. Maka Bupati Marsel Petu mesti paham sedikit tentang media, minimal membedakan secara sederhana antara Bentara (tajuk) dan berita agar omong itu ada isinya, biarpun sedikit saja. Saya kira, Bupati Marsel Petu bisa berkonsultasi dengan tim penasihat rohani dan ahli-hali hukum di sekelilingnya.

Ketiga, apa hubungan antara Himpunan Mahasiswa Ende (HME) dengan proyek bermasalah Jalan Nangaba-Pemo?

Siapa itu dua orang dari dunia para arwah bernama Yohanes Laka dan Abdurahman Langga yang nekat “pasang badan” menulis pengaduan “kampungan” ke Dewan Pers dengan bahasa berlepotan lumpur kotor, logika abal-abal dan tuntutan mirip suara para arwah? Apakah HME, Yohanes Laka dan Abdurahman Langga adalah kelompok “cari makan” di Ende yang perilakunya suka “mengolah” dan menipu kontraktor dan aparatur birokrasi yang tidak paham media?

Surat pengaduan ke Dewan Pers itu layaknya ditulis oleh anak-anak PAUD yang baru belajar mengeja kata A-Z. Sekali lagi, surat para arwah tersebut menyebut tiga nama: Bupati Marsel Petu, Kadis PU Frans Lewang dan PT Novita Karya Taga. Ketiga pihak ini memang disebut dalam Bentara karena diduga kuat terkait dengan kasus Jalan Nangaba-Pemo.

Publik Ende yang kritis mendesak Kejari Ende untuk mengusut Jalan Nangaba-Pemo hingga tuntas. Hal ini hanya mungkin kalau aparat Kejari Ende independen. Rakyat Ende tidak berharap banyak pada profesionalisme dan independensi Kejari Ende saat ini. Orang sudah tersangka 1 tahun lebih saja dijadikan mantan tersangka karena kurangnya alat bukti. Tapi mengapa dulu dijadikan tersangka? Aneh bin ajaib!

Tetap Kritis

Flores Pos tetap mengambil sikap kritis terhadap kekuasaan politik dan birokrasi. Kita mendorong pemerintah membangun dengan benar, adil dan baik dengan orientasi rakyat. Kita mengingatkan pemerintah agar tidak rakus proyek dan gemar membagi proyek kepada anggota DPRD untuk membungkam, keluarga, kroni, teman karaoke dan kontraktor bermasalah. Flores Pos telah berulangkali menulis bahwa rezim Marsel-Djafar diduga kuat memelihara kontraktor dan pejabat bermasalah.

Contohnya, PT Novita Karya Taga dan Direktur PDAM Ende Soedarsono yang telah mengaku menyuap 8 oknum anggota DPRD termasuk 3 pimpinan: Herry Wadhi, Fery Taso dan Erick Rede. Kasus gratifikasi ini pun telah menjadi lumut hitam-biru tebal di laci Kasat Reskrim Ende. Dana proyek bermasalah Nangaba-Pemo senilai Rp12,5 miliar sangat besar untuk rakyat Ende. Kita mendesak Kejari Ende mengusut kasus Nangaba-Pemo ini untuk membongkar dugaan permainan busuk keluarga dan kroni elite kekuasaan.

Tapi, semua sangat tergantung pada pimpinan kabupaten. Bupati yang bersih akan mendorong dan bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk memproses hukum kasus apa pun. Lantai yang kotor tidak mungkin dibersihkan dengan sapu yang kotor.

Flores Pos telah diadukan sampai Jakarta tapi terbukti aduan itu masuk kategori kelas teri, kampungan dan abal-abal. Apalagi si pelapor diduga dari dunia para arwah. Kita tunggu: mau laporkan Flores Pos ke mana lagi? Flores Pos selalu siap tapi tidak untuk dunia para arwah!

Penulis adalah Pemimpin Redaksi Harian “Flores Pos”

[Tulisan ini sebelumnya dimuat di Flores Pos, edisi Selasa, 22 November 2016]

KOMENTAR

Nama

23 T,1,3 tahun Jokowi-JK,3,4 Tahun,1,4 Tahun Jokowi-JK,15,Agama,2,aksi 313,12,Al Khaththath,1,Alor,3,Alrosa,7,alumni MAN Ende,1,AMAN Flobamora,1,AMAN Nusabunga,1,Anies,1,APBN,2,apel gelar pasukan,1,ASDP,1,ASF,1,Asian Games,6,Asian Para Games 2018,1,Asian Sentinel,1,Asing-Aseng,1,ASN,1,Babi,1,Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo - Flores,1,Bahasa Inggris,1,Bali,1,Bandara,1,Bandara H Hasan Aroeboesman,1,banjir,1,Bank Dunia,3,Banten,1,Bantuan,2,bantuan beras kapolri,1,bantuan rumah,1,bantuan sosial,1,Basarnas Maumere,1,batik,1,Bawaslu,1,Bawaslu Ende,1,BBM,15,BBM 1 Harga,3,Bela Negara,1,Belu,4,Bencana,4,Bendungan,1,Benny K Harman,1,Beragama,1,BI,5,Bilateral,1,Bisnis,1,Blik Rokan,1,Blok Mahakam,1,Blok Rokan,1,BLT,1,Blusukan,1,BMKG,3,BNPT,1,Bogor,1,BPJS,1,BPK,1,BPN,1,BPS,3,Budayawan,1,Bulog,3,Bulutangkis,2,BUMN,3,Bupati Ende,8,Buruh,3,Buya Syafi'i,1,camat nangapanda,1,CFD,1,Citilink,1,coklat gaura,1,coklit KPU,2,Covid-19,31,Cukai,1,Damai,1,dana desa,11,Dana Kelurahan,2,Danau Kelimutu,1,Deklarasi,2,demo sopir angkot,1,Denny Siregar,2,Desa Tiwu Sora,1,Dewan Masjid Indonesia,2,Dharma Lautan Utama,1,Dihapus,2,Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende,1,Divestasi,1,DIY,1,Djafar Achmad,4,Donggala,1,DPR,2,DPRD Ende,3,DPT,2,Dunia,1,Dusun Numba,1,E-KTP,2,Editorial,1,Ekonomi,256,Ekspor,1,Emak-Emak,1,Emas,1,Ende,235,Ende lio,1,Energi,9,ESDM,9,Esemka,1,Esports Indonesia,1,Esthon Funay,2,Fakta & Hoaks,2,fashion show,1,Festival Literasi,1,Festival Sandelwood,1,Festival Sepekan Danau Kelimutu,2,Festival Tenun Ikat,1,Final,1,Fitnah,1,FKMA,1,FKUB ENDE,1,Flores,234,flores timur,2,FPI,1,Freeport,8,Freeport Indonesia,6,Game of Thrones,1,Ganjar Pranowo,1,Gempa,9,Gempa NTB,9,Gempa. Tsunami,1,gereja lidwina,1,Gerindra,1,GMNI,4,GMNI Ende,1,GNPF MUI,1,Golkar,2,Golkar NTT,1,Guru Tidak Tetap Ende,1,Gus Dur,1,Habieb Rizieq,3,Haji,3,Hankam,4,Hanura,1,Hari Kesaktian Pancasila,1,Hari Lahir Pancasila,1,Hari Raya Idul Fitri,2,Hari santri,1,Hate Speech,3,Headline,1494,Hewan Kurban,1,Hiburan,12,HIV/Aids,1,HMI,1,HMI Ende,1,Hoaks,11,Hoax,14,HTI,49,Hukum,2,HUT HUT ke-73 Bhayangkara,1,HUT RI ke 73,2,HUT RI ke 74,4,HUT TNI,1,HUT TNI ke 73,1,Hutang,2,ICMI,2,Ideologi,18,Idul Adha,2,IMF,5,IMF-WB,1,Imlek,1,Indobarometer,2,Indonesia-RDTL,1,Industri,2,industri kreatif,3,Infrastruktur,153,Internasional,27,intoleransi,1,investasi,9,IPM,1,Iptu Yohanes Lede,1,Isra Mi'raj,1,istana,1,Isu Agama,1,Jalan Tol,1,Jawa,1,Jemaah Haji,1,jembatan Uma Sawa,1,Johan Fredikson Yahya,1,Jokowi,129,Jokowi-Ma'aruf,3,Juara,1,Julie Laiskodat,1,Jurnalisme,1,Jusuf Kalla,2,Kab Sabu Raijua,1,Kabupaten Kupang,6,Kabupaten Sumba Barat Daya,10,kades Jegharangga,1,Kadin,2,KAHMI,1,Kalimantan,1,Kampanye,7,Kampanye Damai,1,Kampus,2,kamtimbas,1,Kapolda NTT,1,Kapolri,2,Karel Lando,1,Karhutla,1,kasus pidana,1,Kawasan hutan industri,1,keamanan,17,Kebakaran,1,Keberagaman,4,Kedaulatan,1,KEIN,2,kejagung,1,Kelautan,4,Kemendagri,1,KEMENDES,1,Kemenkeu,1,Kementan,1,Kemiskinan,8,kepala daerah,1,Kepala Desa,2,Kerukunan,1,Kesatuan,1,Kesehatan,2,Khilafah,1,khitanan massal,1,KII,1,KKP,1,KNPI,1,Kodim 1602/Ende,8,Komunis,1,Korupsi,5,Korupsi E-KTP,1,Kota Kupang,33,KPK,4,KPU,1,KPU Kabupaten Ende,1,KPU NTT,1,KPUD Ende,1,Krisis,2,Krismon,1,KSP,4,KTT ASEAN,1,kupang,13,La Nyalla,1,lagi daerah Ende Lio,1,larantuka,2,LDII,1,lebaran ketupat,1,Lembata,574,Lingkar Madani,1,Listrik,9,Lomba Cipta Puisi,1,lomba pop singer,1,Lombok,3,Longsor,1,LSI,1,Luar Negeri,6,Luhut Binsar Panjaitan,1,Lukman Hakim,1,Maáruf Amin,5,madama,1,Madrasah Negeri Ende,1,Magepanda,1,Mahasiswa,3,Mahfud MD,2,makanan kadaluarsa,1,Makar,3,Maksimus Deki,1,Malaysia,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,18,Manggarai Timur,5,Maritim,1,Masjid,1,masyarakat adat,1,Maxi Mari,1,Maxim,2,Medan,1,Media,1,Media Sosial,8,Medsos,2,Mendagri,3,Mendikbud,1,Menhan,2,Menhub,1,Menkeu,2,Menkopolhukam,1,Menlu,1,Mensi Tiwe,2,Mentan,1,Menteri Agama,1,Milenial,2,Mimbar Agama,1,Minyak,1,Minyak Goreng,1,Minyak Tanah,1,MK,2,Moeldoko,4,Moke,1,Mosalaki,1,MPR,2,MTQ,1,Mudik 2018,17,MUI,4,Muslim,1,muswil VIII Muhammadiyah NTT,1,Nagekeo,24,narkotika,1,nas,1,Nasional,1880,Nasionalisme,25,Natal dan Tahun Baru,3,Nataru,2,Nawacita,3,Ngabalin,2,Ngada,7,No Golput,1,NTB,3,NTT,11,NU,6,Nusa Tenggara Timur,11,nyepi,1,objektif,1,OECD,1,OJK,1,Olahraga,13,Ombudsman,1,onekore,1,operasi lilin,1,Operasi Turangga,2,Opini,214,Osis,1,Otomotif,2,OTT,1,outsourcing,1,Palestina,2,Palu,5,PAN,1,Pancasila,46,Pangan,5,Panglima TNI,1,Papua,25,Papua Barat,1,Paralayang,1,Pariwisata,4,Pariwisata Flores,1,paroki onekore,1,Partai Berkarya,1,Partai Gerindra,1,partai Perindo,1,Pasar,2,pasar modal,1,Paspampres,1,pekerja migran,1,Pekerja Migran Indonesia,1,Pekerjaan,1,Pelabuhan,1,Pelabuhan Sekosodo,1,Pelangi Nusantara,1,PELITA,1,pelukan,1,Pembangunan,2,pemilihan Wabup Ende,1,pemilu,2,Pemilu 2019,27,Pemilu 2024,10,Pencak Silat,1,Pendidikan,7,Pengangguran,3,Penguatan Pancasila,1,Perbankan,1,Perbatasan,7,Perdagangan,2,Perdamaian,1,Perhubungan,1,Perikanan,6,Perintis Kemerdekaan,1,Perlindungan Pekerja Migran,2,Perppu Ormas,8,Persatuan,6,persatuan bangsa,1,persatuan dan kesatuan,1,persatuan Indonesia,3,Persija,1,Pertamina,1,Pertanian,19,Pesantren,1,pesta demokrasi,1,Petani,1,Philipus Kami,1,Piala,2,Pidato Jokowi,1,Pilbup,1,Pileg 2019,1,pilkada,6,Pilkada NTT 2018,23,Pilkada NTT 2019,1,Pilkades,1,Pilkades Ende,1,PIlpres,3,Pilpres 2019,18,Pilres 2019,5,PKI,2,PKP,1,PKS,2,PLAN,1,Pluralisme,1,PMII,1,PMKRI,3,PNS,1,Poling,1,Politik,68,Polres Ende,8,Polri,3,Polsek Detusoko,1,PP Muhammadiyah,3,Prabowo,5,prakiraan cuaca,1,Pramono Anung,1,Presiden,2,Presiden Bank Dunia,1,Proyek Mangkrak,1,Proyek Pembangunan,1,Proyek Strategis,1,PT Asia Dinasti Sejahtera,2,PT Pratama Yahya Abadi,1,Pulau Saugi,1,pupuk,1,Puting Beliung,1,PWI,1,radikal,2,radikalisme,45,Ramadhan,4,Ratna Sarumpaet,2,RD SIPRI SADIPUN,1,RDTL,1,Regional,4,Registrasi SIM Card,1,Rekonsiliasi,10,Restorative justice,1,Reuni Alumni 212,4,RISSC,1,Rizieq Shihab,2,Rohingya,11,Rote Ndao,2,RRI Ende,1,RS Pratama Tanali,1,Rumah janda,1,Rupiah,12,Sabu,1,Sabu Raijua,39,Sandiaga Uno,1,SARA,7,SBY,2,SDA,1,SDM,1,Sejahtera,1,Sekjen PBB,2,Seleksi CPNS,1,Sengketa Lahan,2,seni,1,Sepak,1,Sepak Bola,3,serbuan vaksin maritim TNI AL,1,Sertifikat,3,Seskab,1,Setara Institute,1,Sidang Ahok,7,Sikka,134,Siklon tropis Seroja,1,sleman,1,SMA/SMK,1,Sontoloyo,1,SOSBUD,52,Sosial Budaya,82,Sri Mulyani,6,Sriwijaya SJ-182,2,Stadion Marilonga,1,Startup,1,STKIP Simbiosis,1,STPM St. Ursula,1,Subsidi,1,subversi,1,Sulawesi Selatan,1,Sulawesi Tengah,10,Sumba,83,sumba barat,6,Sumba Barat Daya,168,sumba tengah,44,Sumba Timur,18,Sumpah Pemuda,2,survei,3,Susi Pudjiastuti,2,Tanah,1,TBC,1,Teknologi,14,Tenaga Kerja,1,tenun,1,Ternak Tani,1,terorisme,9,TGB,2,Timor,13,Timor Tengah Selatan,49,Timor Tengah Utara,2,Tito Karnavian,1,Tjhajo Kumolo,1,TKI,1,TNI,2,Tokoh,2,Tol,3,Tol Suramadu,1,toleransi,2,tour de flores 2017,2,transparan,1,Transparansi,1,transportasi,9,Travel,7,Tsunami,8,TTU,1,Turki,1,Turnamen Futsal,1,Twitter,1,Uang NKRI,1,uang palsu,1,UI,1,Ulama,1,Umat,1,UMKM,1,Vaksin Covid-19,3,Vaksin Sinovac,2,Virus Babi,1,Wakil Bupati Ende,2,Walikota,1,Wapres,1,Wiranto,4,World Bank,2,World Peace Forum,1,Yenny Wahid,4,yogyakarta,1,Yohanes borgias Riga,2,zakat,1,
ltr
item
Warta NTT: Dewan Pers Dukung “Flores Pos”
Dewan Pers Dukung “Flores Pos”
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Tj5oL1A5Tn4053bg4_Qmrjuwqiqwia338EaSsLmFi9rFgsIUqO_ZXWoed0rbXieiZKX-gG88087XW-wvyOSJaORncuAC5c5MprGSkc8tocNyNwN6QyId1Po7Noz2kj0_4dod4OPrwAEe/s320/Steph-Tupeng-WIthin-SVD.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Tj5oL1A5Tn4053bg4_Qmrjuwqiqwia338EaSsLmFi9rFgsIUqO_ZXWoed0rbXieiZKX-gG88087XW-wvyOSJaORncuAC5c5MprGSkc8tocNyNwN6QyId1Po7Noz2kj0_4dod4OPrwAEe/s72-c/Steph-Tupeng-WIthin-SVD.jpg
Warta NTT
http://www.wartantt.com/2016/11/dewan-pers-dukung-flores-pos.html
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/2016/11/dewan-pers-dukung-flores-pos.html
true
7634889450117025147
UTF-8
Semua berita termuat Berita tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal membalas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua REKOMENDASI LABEL ARSIP CARI SEMUA BERITA Tidak ada berita yang sesuai dengan permintaanmu Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN INI PREMIUM Tolong bagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin di clipboard-mu Tidak bisa menyalin kode, tolong tekan [CTRL]+[C] (atau CMD+C dengan Mac) untuk menyalin