Semakin Mengkuatirkan, Penderita HIV-AIDS di LEMBATA Capai 394 Orang; Pelajar SMA Incar PSK Jalanan

BAGIKAN:


WartaNTT.com, LEMBATA – Angka kasus penularan HIV-AIDS yang terus merangkak naik di Kabupaten Lembata membutuhkan perhatian serius semua pihak baik Pemerintah Daerah, pemangku kepentingan, Sekolah dan Keluarga sehingga Kabupaten Lembata tidak menjadi pencetak generasi “Cacat” karena pola pembiaran yang dilakukan secara sadar dan berlanjut.
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata sejak Tahun 2008 s/d 2018 tercatat sebanyak 361 kasus HIV-AIDS tersebar di seluruh Kecamatan, dimana 135 orang dengan HIV-AIDS (ODHA) dinyatakan meningal dunia, sementara itu sebanyak 201 ODHA masih hidup dan 11 ODHA telah pindah domisili keluar wilayah Lembata.
Ironisnya sejak Januari s/d Oktober 2019, tercatat sebanyak 33 kasus baru HIV-AIDS yang tersebar di 7 Kecamatan dari 9 Kecamatan yang ada, yakni Kecamatan Nubatukan (21 Kasus), Kecamatan Ile Ape (3 Kasus), Buyasuri (3 Kasus), Lebatukan (2 Kasus), Ile Ape Timur (2 Kasus), Omesuri (1 Kasus) dan Kecamatan Nagawutung (1 Kasus).
Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, dr. Lucia Sandra Gunadi Anggrijatno dihadapan Wakil Bupati Lembata, Wakapolres Lembata, Pabung Kodim 1624/Flotim, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Lembata, pimpinan OPD terkait, Pemilik PUB, perwakilan Guru BP dan Ketua OSIS SMA, perwakilan Pemuda Lintas agama serta para Camat dalam kegiatan Seminar Hari AIDS se-Dunia tingkat Kabupaten Lembata, Senin (02/12/2019) di Kantor Bupati Lembata.
dr. Lucia menambahkan “Grafik 3 Tahunan (2017 s/d Oktober 2019) menunjukkan ODHA di Lembata didominasi Ibu Rumah Tangga (56 orang), disusul Petani (29 orang), Swasta (15 orang), Pekerja Seks Komersial (11 orang), Mahasiswa (6 orang), ASN (6 orang), Tenaga Kontrak/KSO (5 orang), dan Pelajar (3 orang)”.
“Keadaan Januari s/d Oktober 2019 ODHA untuk profesi Ibu Rumah Tangga sebanyak 16 kasus” ujarnya.
Dirinya menambahkan “Ada beberapa alasan tingginya kasus HIV-AIDS pada Ibu Rumah Tangga di Lembata yakni IRT menjadi korban perilaku hidup bebas suaminya, dimana terdapat Suami yang meninggal dunia sebelum diperiksa HIV dan ada Suami yang enggan untuk diperiksa”.
“Kemudian terdapat 4 kasus dimana IRT tersebut positif HIV sedangkan Suaminya negatif, hal ini disebabkan perilaku menyimpang Isterinya sendiri”.
“Hasil pemeriksaan eliminasi HIV-AIDS pada Ibu Hamil yang dilakukan di Tahun 2019 pada 9 Puskesmas tercatat sebanyak 2.204 Bumil yang diperiksa dimana hasilnya 6 Bumil positif HIV, 54 Bumil terinfeksi Sifilis (Raja Singa) dan 59 Bumil terinfeksi Hepatitis B. Untuk Tahun 2018 sebanyak 8 Bumil positif HIV”.
“Untuk Tahun 2019 sendiri keadaan s.d Oktober tercatat 1 orang Balita terinfeksi HIV-AIDS, sedangkan di Tahun 2017 dan Tahun 2018 masing-masing sebanyak 3 orang Balita” ujarnya.
Dalam presentasinya, Kadis Kesehatan Lembata juga menyampaikan beberapa kendala yang dialami instansinya dalam upaya penanganan HIV-AIDS yakni Kurangnya logistik RDT pemeriksaan non sasaran kunci, Terbatasnya tenaga konselor terlatih, Pekerja PUB (Ladies) yang selalu berganti orang hampir setiap Bulan, Pekerja PUB yang terdiagnosa HIV-AIDS mayoritas tidak mempunyai KIS dan KTP-E sehingga enggan untuk berobat, Sosialisasi kepada masyarakat luas masih terbatas, Belum terpantau secara baik masalah Buruh Migran yang kembali ke Lembata, serta Kesulitan melakukan penilaian keberhasilan pengobatan ARV dikarenakan mesin Viral Load hanya tersedia di RSUD WZ Yohanes-Kupang dan RS TC Hillers-Maumere.
Sementara itu Sekretaris KPAD Kab. Lembata, Rofinus Laba Lazar dalam kegiatan tersebut menyampaikan “Sudah ada PERDA Kab. Lembata nomor 13 Tahun 2013 terkait penanganan AIDS di Kab. Lembata namun belum ada aturan pelaksana dibawahnya”.
Perda yang telah dimiliki Pemkab Lembata substansinya belum mampu menjawab persoalan HIV/AIDS di Kab. Lembata sehingga perlu ditinjau kembali, apalagi saat pembahasan di DPRD dulu, kami dari KPAD tidak dilibatkan”.
“Saya berharap para Camat dan Pimpinan OPD terkait dapat menyampaikan kepada para Kepala Desa agar mengalokasikan program/kegiatan terkait Kesehatan melalui Dana Desa yang ada karena anggaran KPAD yang dialokasikan Pemkab Lembata sangat terbatas sehingga kami belum mampu bekerja optimal. Kalau kita memandang penanganan HIV-AIDS adalah urusan bersama maka kita harus bersama menuntaskan” ujarnya.
Pelajar SMA Incar PSK Jalanan
Pada sesi diskusi Seminar AIDS yang digelar Dinas Kesehatan Lembata, terungkap maraknya Pelajar tingkat SMA/sederajat di Lembata mulai melirik Pekerja Seks Komersial (PSK) yang mangkal di beberapa lokasi terbuka di Kota Lewoleba, bahkan para Pelajar terlihat berada di Kos-Kosan yang dihuni oleh beberapa PSK.
Senada dengan Kadis Kesehatan, Camat Nubatukan, Maria Anastasia Bara Baje, S.STP.,M.Si dan Perwira Penghubung Kodim 1624/Flotim untuk Kab. Lembata, Mayor Chb M Ichsan menyampaikan terkait hasil pantauan yang dilakukan di beberapa lokasi yakni Pantai Harnus, Pantai SGB Bungsu, Pantai Hukung, Tikungan tanjakan Lusikawak, Taman Kota Swaolsatiten, Eks Kantor Bupati, dan Pelabuhan “Jeti” Lewoleba yang dijadikan tempat mangkal Pelajar bersama beberapa PSK termasuk di beberapa Kos-Kosan yang ada dibilangan Kota Lewoleba.
Sementara itu Wakapolres Lembata, Kompol Alvianus Wabang yang diminta tanggapanya mengatakan “Prinsipnya POLRI siap mendukung terciptanya trantibum ditengah masyarakat, namun diperlukan suatu wadah agar kerja lintas instansi dapat berjalan dengan baik”.
Data Dinas Kesehatan Lembata pada Tahun 2018 terdapat 3 ODHA berstatus Pelajar SMA di Lembata yang sampai saat ini masih menjalani perawatan.
Sementara itu, Wakil Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola Langoday, SE.,M.Si mengatakan “Diakui bahwa kebijakan terkait penanganan kasus HIV-AIDS belum berjalan dengan baik namun dilaksanakan oleh Pemerintah dan stakeholder terkait secara bertanggungjawab terhadap kelangsungan generasi kedepan. Hal yang perlu kita benahi akan dibenahi secara bersama-bersama”.
“Saya juga berharap agar generasi muda menjadi contoh dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS dan bukan bertindak sebagai penular HIV/AIDS.
Kita harus merasa bangga dengan Kab. Lembata dan harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat”.
Semua pihak perlu sinergi bersama dalam memerangi HIV/AIDS serta perlu konektivitas lintas sektor sehingga tidak bergerak secara parsial. Perlu satu pemahaman pandangan terhadap HIV/AIDS sehingga dapat menghentikan penyebarannya serta menghindari stigma buruk terhadap ODHA” ujarnya.
Tentunya keputusan yang dihasilkan Pemkab Lembata dibawah kepemimpinan  Eliaser Yentji Sunur-Thomas Ola Langoday dengan dukungan 25 anggota DPRD Lembata akan menentukan sejauhmana keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat Lembata. (Kris Kris)

KOMENTAR

Nama

23 T,1,3 tahun Jokowi-JK,3,4 Tahun,1,4 Tahun Jokowi-JK,15,Agama,2,aksi 313,12,Al Khaththath,1,Alor,3,Alrosa,7,Anies,1,APBN,2,ASDP,1,Asian Games,6,Asian Para Games 2018,1,Asian Sentinel,1,Asing-Aseng,1,ASN,1,Bahasa Inggris,1,Bali,1,Bandara,1,Bank Dunia,3,Banten,1,Bantuan,2,batik,1,Bawaslu,1,BBM,15,BBM 1 Harga,3,Bela Negara,1,Belu,4,Bencana,4,Bendungan,1,Beragama,1,BI,5,Bilateral,1,Bisnis,1,Blik Rokan,1,Blok Mahakam,1,Blok Rokan,1,Blusukan,1,BMKG,3,BNPT,1,Bogor,1,BPJS,1,BPK,1,BPN,1,BPS,3,Budayawan,1,Bulog,2,Bulutangkis,2,BUMN,3,Bupati Ende,2,Buruh,3,Buya Syafi'i,1,CFD,1,coklat gaura,1,coklit KPU,2,Cukai,1,Damai,1,dana desa,11,Dana Kelurahan,2,Deklarasi,2,Denny Siregar,2,Dewan Masjid Indonesia,2,Dihapus,2,Divestasi,1,DIY,1,Djafar Achmad,1,Donggala,1,DPR,2,DPRD Ende,1,DPT,2,Dunia,1,E-KTP,2,Editorial,1,Ekonomi,256,Ekspor,1,Emak-Emak,1,Emas,1,Ende,36,Energi,9,ESDM,9,Esemka,1,Fakta & Hoaks,2,fashion show,1,Festival Literasi,1,Festival Sandelwood,1,Festival Sepekan Danau Kelimutu,2,Festival Tenun Ikat,1,Final,1,Fitnah,1,FKMA,1,Flores,47,flores timur,2,FPI,1,Freeport,8,Freeport Indonesia,6,Game of Thrones,1,Gempa,9,Gempa NTB,9,Gempa. Tsunami,1,gereja lidwina,1,GMNI,2,GNPF MUI,1,Golkar,1,Golkar NTT,1,Guru Tidak Tetap Ende,1,Gus Dur,1,Habieb Rizieq,3,Haji,3,Hankam,4,Hanura,1,Hari Kesaktian Pancasila,1,Hate Speech,3,Headline,1487,Hiburan,12,HIV/Aids,1,HMI,1,Hoaks,11,Hoax,14,HTI,49,Hukum,2,HUT HUT ke-73 Bhayangkara,1,HUT RI ke 73,2,HUT RI ke 74,4,HUT TNI ke 73,1,Hutang,2,ICMI,2,Ideologi,18,Idul Adha,2,IMF,5,IMF-WB,1,Imlek,1,Indobarometer,2,Indonesia-RDTL,1,Industri,2,industri kreatif,3,Infrastruktur,153,Internasional,27,intoleransi,1,investasi,9,IPM,1,Isra Mi'raj,1,istana,1,Isu Agama,1,Jalan Tol,1,Jawa,1,Jemaah Haji,1,Jokowi,129,Jokowi-Ma'aruf,3,Juara,1,Jurnalisme,1,Jusuf Kalla,2,Kab Sabu Raijua,1,Kabupaten Kupang,6,Kabupaten Sumba Barat Daya,10,Kadin,1,Kalimantan,1,Kampanye,7,Kampanye Damai,1,Kampus,2,kamtimbas,1,Kapolda NTT,1,Kapolri,1,Karhutla,1,keamanan,17,Kebakaran,1,Keberagaman,4,Kedaulatan,1,KEIN,2,kejagung,1,Kelautan,4,Kemendagri,1,KEMENDES,1,Kemenkeu,1,Kementan,1,Kemiskinan,8,kepala daerah,1,Kepala Desa,1,Kerukunan,1,Kesatuan,1,Kesehatan,2,Khilafah,1,KII,1,KKP,1,KNPI,1,Kodim 1602/Ende,3,Komunis,1,Korupsi,5,Korupsi E-KTP,1,Kota Kupang,30,KPK,3,KPU,1,KPU NTT,1,Krisis,2,Krismon,1,KSP,4,KTT ASEAN,1,kupang,11,La Nyalla,1,larantuka,2,LDII,1,Lembata,207,Lingkar Madani,1,Listrik,9,Lomba Cipta Puisi,1,Lombok,3,LSI,1,Luar Negeri,6,Luhut Binsar Panjaitan,1,Lukman Hakim,1,Maáruf Amin,5,Mahasiswa,3,Mahfud MD,2,Makar,3,Malaysia,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,16,Manggarai Timur,5,Maritim,1,Masjid,1,Medan,1,Media,1,Media Sosial,8,Medsos,2,Mendagri,3,Mendikbud,1,Menhan,2,Menhub,1,Menkeu,2,Menkopolhukam,1,Menlu,1,Mentan,1,Menteri Agama,1,Milenial,2,Mimbar Agama,1,Minyak,1,MK,2,Moeldoko,4,Mosalaki,1,MPR,2,MTQ,1,Mudik 2018,17,MUI,4,Muslim,1,Nagekeo,24,narkotika,1,nas,1,Nasional,1877,Nasionalisme,25,Nawacita,3,Ngabalin,2,Ngada,7,No Golput,1,NTB,3,NTT,10,NU,5,Nusa Tenggara Timur,11,nyepi,1,objektif,1,OECD,1,OJK,1,Olahraga,13,Ombudsman,1,Opini,211,Osis,1,Otomotif,2,OTT,1,outsourcing,1,Palestina,2,Palu,5,PAN,1,Pancasila,45,Pangan,5,Panglima TNI,1,Papua,25,Papua Barat,1,Pariwisata,3,Pariwisata Flores,1,Pasar,2,pasar modal,1,Paspampres,1,Pekerjaan,1,Pelabuhan,1,PELITA,1,pelukan,1,Pembangunan,2,pemilu,2,Pemilu 2019,27,Pencak Silat,1,Pendidikan,7,Pengangguran,3,Penguatan Pancasila,1,Perbankan,1,Perbatasan,7,Perdagangan,2,Perdamaian,1,Perhubungan,1,Perikanan,6,Perintis Kemerdekaan,1,Perlindungan Pekerja Migran,2,Perppu Ormas,8,Persatuan,6,Persija,1,Pertamina,1,Pertanian,19,Pesantren,1,Petani,1,Piala,2,Pidato Jokowi,1,Pilbup,1,Pileg 2019,1,pilkada,6,Pilkada NTT 2018,23,Pilkada NTT 2019,1,Pilkades,1,PIlpres,3,Pilpres 2019,18,Pilres 2019,5,PKI,2,PKS,1,PLAN,1,Pluralisme,1,PMII,1,PMKRI,2,PNS,1,Poling,1,Politik,68,Polri,3,PP Muhammadiyah,3,Prabowo,5,prakiraan cuaca,1,Pramono Anung,1,Presiden,2,Presiden Bank Dunia,1,Proyek Mangkrak,1,Proyek Pembangunan,1,Proyek Strategis,1,Pulau Saugi,1,pupuk,1,Puting Beliung,1,PWI,1,radikal,2,radikalisme,45,Ramadhan,4,Ratna Sarumpaet,2,RDTL,1,Regional,4,Registrasi SIM Card,1,Rekonsiliasi,10,Reuni Alumni 212,4,RISSC,1,Rizieq Shihab,2,Rohingya,11,Rote Ndao,2,RRI Ende,1,Rupiah,12,Sabu,1,Sabu Raijua,11,SARA,7,SBY,2,SDA,1,SDM,1,Sejahtera,1,Sekjen PBB,2,Sengketa Lahan,2,seni,1,Sepak,1,Sepak Bola,3,Sertifikat,3,Seskab,1,Setara Institute,1,Sidang Ahok,7,Sikka,130,sleman,1,SMA/SMK,1,Sontoloyo,1,SOSBUD,52,Sosial Budaya,82,Sri Mulyani,6,Startup,1,STPM St. Ursula,1,Subsidi,1,subversi,1,Sulawesi Selatan,1,Sulawesi Tengah,10,Sumba,20,sumba barat,6,Sumba Barat Daya,168,sumba tengah,39,Sumba Timur,18,Sumpah Pemuda,2,survei,3,Susi Pudjiastuti,2,Tanah,1,TBC,1,Teknologi,14,Tenaga Kerja,1,tenun,1,Ternak Tani,1,terorisme,9,TGB,2,Timor,13,Timor Tengah Selatan,48,Timor Tengah Utara,2,Tito Karnavian,1,Tjhajo Kumolo,1,TKI,1,TNI,2,Tokoh,2,Tol,3,Tol Suramadu,1,toleransi,2,tour de flores 2017,2,transparan,1,Transparansi,1,transportasi,8,Travel,7,Tsunami,8,TTU,1,Turki,1,Twitter,1,Uang NKRI,1,uang palsu,1,UI,1,Ulama,1,Umat,1,Walikota,1,Wapres,1,Wiranto,4,World Bank,2,World Peace Forum,1,Yenny Wahid,4,yogyakarta,1,zakat,1,
ltr
item
Warta NTT: Semakin Mengkuatirkan, Penderita HIV-AIDS di LEMBATA Capai 394 Orang; Pelajar SMA Incar PSK Jalanan
Semakin Mengkuatirkan, Penderita HIV-AIDS di LEMBATA Capai 394 Orang; Pelajar SMA Incar PSK Jalanan
https://1.bp.blogspot.com/-tWMDRrrUQLc/XeTsDONXynI/AAAAAAAAO4Y/vBoUdhSGpYAzOf6s_Gbhqzome5yALAVcACLcBGAsYHQ/s320/20191202_103946%2B%25282%2529.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-tWMDRrrUQLc/XeTsDONXynI/AAAAAAAAO4Y/vBoUdhSGpYAzOf6s_Gbhqzome5yALAVcACLcBGAsYHQ/s72-c/20191202_103946%2B%25282%2529.jpg
Warta NTT
http://www.wartantt.com/2019/12/semakin-mengkuatirkan-penderita-hiv.html
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/
http://www.wartantt.com/2019/12/semakin-mengkuatirkan-penderita-hiv.html
true
7634889450117025147
UTF-8
Semua berita termuat Berita tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal membalas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua REKOMENDASI LABEL ARSIP CARI SEMUA BERITA Tidak ada berita yang sesuai dengan permintaanmu Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN INI PREMIUM Tolong bagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin di clipboard-mu Tidak bisa menyalin kode, tolong tekan [CTRL]+[C] (atau CMD+C dengan Mac) untuk menyalin